Senin, 26 Nov 2012 17:26 WIB

Duh! Dua Per Tiga Kunjungan Situs Porno Berasal dari Komputer Kantor

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock) ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Pornografi kini dapat dengan mudah diakses lewat internet. Hal ini tentu mempermudah para penggila video ataupun gambar mesum memperoleh tayangan perusak moral. Yang mengejutkan, ternyata kebanyakan orang mengakses pornografi menggunakan fasilitas gratis. Bukan lewat WiFi di kafe-kafe, melainkan dari kantor.

Seorang terapis seks asal jerman bernama Dr Christoph Ahlers mengemukakan bahwa pornografi telah menjadi sebegitu lumrah di kalangan orang-orang kantoran. Sampai-sampai, sekitar dua pertiga kunjungan ke situs pornografi terbesar di dunia berasal dari komputer kantor.

"Jutaan orang pekerja kantor masuk ke situs porno paling populer secara sembunyi-sembunyi dari komputer kerjanya. Ada 60 juta tayangan, dua pertiganya adalah orang-orang yang duduk di depan komputernya di tempat kerja," kata dr Ahlers seperti dilansir Daily Mail, Senin (26/11/2012).

Menurut dr Ahlers, hal ini dilakukan para pekerja kantoran untuk mengusir rasa jenuh di kantor. Terapis yang berpraktek di Berlin ini meluncurkan pernyataan kontroversial ini dalam sebuah konferensi yang membahas mengenai obat-obatan dan terapi gangguan perilaku seksual di Salzburg, Austria.

Sayangnya, ia tidak menjelaskan lebih lanjut dari mana angka-angka itu diperoleh beserta data-data yang akurat. Ia juga tidak menjelaskan daerah atau negara mana saja yang cenderung aktif mengakses pornografi dari tempat kerja. Ia hanya menjelaskan bahwa pornografi sudah menjadi fenomena global yang menjangkiti banyak orang di seluruh dunia.

"Menonton pornografi bukanlah hal yang aneh lagi layaknya orang yang duduk tenang di depan video. Aktifitas menonton pornografi mencapai puncak untuk kedua kali setelah tengah malam," kata dr Ahlers.

Seperti halnya narkoba, film porno sebenarnya bisa memicu ketagihan sehingga jadi kecanduan. Apabila sudah kecanduan, maka sudah dapat dikategorikan sebagai gangguan jiwa. Gejalanya adalah apabila menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk melihat hal-hal yang berbau porno.



(pah/vit)
News Feed