Kamis, 29 Nov 2012 12:29 WIB

Makan Grapefruit lalu Minum Obat, Efeknya Bisa Mematikan

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Beberapa minuman atau makanan tidak boleh dikonsumsi berbarengan dengan obat. Interaksi kimia antara obat dan makanan tersebut dapat memicu efek samping yang berbahaya. Salah satu makanan yang baru saja ditemukan berbahaya jika dimakan dengan obat adalah grapefruit.

Grapefruit bukanlah anggur. Namun, buah ini juga tidak dapat disamakan dengan jeruk bali. Grapefruit adalah jeruk besar berkulit oranye dengan daging merah keunguan seperti anggur dan rasanya asam. Grapefruit banyak dibiakkan di Amerika Serikat.

"Ada banyak obat resep yang berinteraksi dengan jeruk bali dan sangat penting untuk mengobati penyakit gangguan kesehatan yang umum. Baru-baru ini, kecenderungan ini makin banyak terlihat," kata para peneliti seperti dikutip dari CBS News, Kamis (29/11/2012).

Para peneliti menemukan bahwa pada tahun 2008-2012, ada peningkatan obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan grapefruit dan menyebabkan masalah serius. Awalnya obat yang berinteraksi dengan grapefruit hanya 17 macam, namun kini naik menjadi 43 obat akibat penemuan formulasi baru.

Secara total, ada lebih dari 85 obat yang memicu reaksi ketika dikonsumsi bersamaan dengan jeruk bali. Jeruk bali mengandung zat kimia furanocoumarins yang mempengaruhi penyerapan beberapa jenis obat dan metabolisme dalam saluran gastrointestinal (GI).

Akibatnya, zat aktif obat akan memasuki aliran darah secara berlebihan. Konsentrasi tinggi dari obat-obatan ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal, perdarahan saluran cerna, kegagalan pernapasan, penekanan sumsum tulang hingga kematian.

Interaksi yang berbahaya juga bisa terjadi jika jus grapefruit atau zat semacamnya dikonsumsi beberapa jam sebelum minum pil. Artinya, makan grapefruit saat harus minum obat sekali dalam sehari sudah dapat memiliki efek negatif. Bagi orang-orang yang suka minum jus jeruk ini setiap hari, risikonya tentu lebih besar.

"Minum 1 tablet obat dan ditambah dengan segelas jus grapefruit itu seperti minum 20 tablet obat dengan segelas air. Ini adalah overdosis yang tak disengaja Jadi, tidak mengherankan pada tingkat ini kami bisa menyebutnya sebagai terapi yang berubah menjadi racun," kata David Bailey, farmakolog klinis di Lawson Health Research Institute di London.

Obat-obatan yang berisiko dapat berinteraksi dengan grapefruit antara lain adalah Zocor dan Lipitor untuk menurunkan kolesterol, Nifediac dan Afditab untuk menurunkan tekanan darah, serta beberapa obat penghilang rasa sakit seperti oxycodone. Obat-obatan lain adalah obat anti infeksi, anti kanker, obat jantung dan obat infeksi saluran kemih.

(pah/vit)