Nutrisi dalam Jeruk Mampu Melawan Sel Kanker Payudara

Nutrisi dalam Jeruk Mampu Melawan Sel Kanker Payudara

Linda Mayasari - detikHealth
Jumat, 07 Des 2012 08:30 WIB
Nutrisi dalam Jeruk Mampu Melawan Sel Kanker Payudara
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling mematikan dan paling ditakuti oleh kaum wanita. Pengobatan kanker payudara tidaklah mudah, sehingga akan lebih baik untuk melakukan pencegahana, salah satunya dengan mengonsumsi buah jeruk.

Peneliti menggunakan 14 kilogram biji lemon kering yang telah dihilangkan lemaknya. Biji lemon tersebut diekstraksi hingga diperoleh sembilan jenis limonoid yang berbeda. Limonoid adalah senyawa alami yang hadir dalam lemon dan buah jeruk lainnya yang diduga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Tujuh dari kesembilan limonoid tersebut menunjukkan sitotoksisitas signifikan terhadap estrogen reseptor (ER)-strain positif sel kanker payudara, sementara yang empat menunjukkan sitotoksisitas terhadap ER-strain negatif yang berkontribusi terhadap penurunan pertumbuhan kanker sebanyak 44 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap limonoid juga diuji apakah mampu menginduksi kematian sel-sel kanker. Salah satu limonoid yang paling ampuh adalah limonin glukosida, yang jumlahnya paling banyak ditemukan dalam limonoid jus jeruk.

Masing-masing limonoid juga diuji apakah mampu menghambat aromatase, yang dimanfaatkan sel kanker untuk tumbuh. Delapan jenis limonoid ternyata terbukti menjadi inhibitor aromatase alami. Sehingga dengan demikian, limonoid tidak hanya mengontrol ER + dan ER - sel kanker payudara, tetapi juga bekerja dengan mencabut ER + sel dari estrogen yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.

Mencegah kanker payudara bukanlah satu-satunya alasan untuk mengonsumsi limonoid jeruk, karena limonoid juga memiliki manfaat mengelola sel kanker usus, kanker pankreas, kanker hati, neuroblastoma, leukemia, dan lain-lain.

Sebuah studi di Eropa menunjukkan bahwa mengonsumsi 150 gram porsi atau 4 buah jeruk per minggu dapat menurunkan risiko kanker tenggorokan hingga 58 persen, kanker faring sebesar 53 persen, kanker perut sebesar 31 persen, dan kanker kolorektal sebesar 18 persen.

Penelitian ini tidak menemukan efek perlindungan jeruk terhadap kanker payudara, tetapi studi di Amerika baru-baru ini menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi sekitar 75 gram buah atau jus jeruk sehari-hari, mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 22 persen jika belum pernah sama sekali melakukan terapi pergantian hormon.

Limonoid tidak hanya terkandung dalam biji lemon saja seperti yang digunakan dalam studi tersebut, tetapi juga ditemukan dalam kulit, bulir, dan air jeruk. Air jeruk mengandung sekitar 90 sampai 300 mg glukosida limonoid. Bulir jeruk dan kulit jeruk mengandung sekitar 500mg glukosida limonoid, sehingga tambahkan bulir jeruk ketika akan membuat minuman jeruk.

Sedangkan sumber glukosida limonoid tertinggi terdapat dalam biji jeruk yang hampir 2 kali lipat jumlah yang terkandung dalam bulir dan kulit jeruk, seperti dikutip dari naturalnews, Jumat (7/12/2012).

Secara keseluruhan, studi terbaru menunjukkan bahwa wanita yang ingin mengurangi risiko kanker payudara harus mengonsumsi setidaknya 75 gram buah jeruk atau jus jeruk setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup yang seimbang, sehat, dan mendapat manfaat kesehatan yang lebih banyak dari limonoid jeruk.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads