Mengonsumsi telur mentah bisa menyebabkan terjadinya infeksi bakteri Salmonella enteriditis yang terdapat di kuning dan terkadang juga di putih telur. Jika ada bakteri ini maka bisa mengakibatkan infeksi dan keracunan makanan.
"Keracunan makanan bisa terjadi karena adanya kontaminasi antara bakteri dengan makanan tersebut," ujar Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, Staf divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPNCM saat dihubungi detikHealth, Kamis (27/12/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tergantung bagaimana proses penyimpanannya, di suhu kamar atau suhu dingin, kalau suhu tetap dingin nggak kontaminasi karena bakteri tidak bisa tumbuh, tapi kalau suhu kamar kuman bisa tumbuh," ungkap Dr Ari.
Dr Ari menyarankan jika ingin mengonsumsi makanan mentah misalnya di kaki lima maka perhatikan lingkungannya bersih atau tidak, tempat penyimpanannya bagaimana apakah bisa menyebabkan kontaminasi atau tidak.
Umumnya orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah sangat berisiko tinggi terkena kontaminasi seperti pada anak-anak, orang tua, ibu hamil, orang sakit serta orang yang kondisi tubuhnya sedang capek atau lelah.
Beberapa cara bisa dilakukan untuk menghindari kontaminasi dan aman mengonsumsi telur mentah adalah:
1. Perhatikan kondisi telur saat membeli, terkadang di kemasan telur terdapat informasi kandungan apa saja yang ada di dalamnya.
2. Jika telur tidak ingin langsung digunakan, sebaiknya simpan di dalam lemari es untuk menjaga suhunya tetap dingin dan kuman tak dapat tumbuh.
3. Memasaknya hingga matang, sehingga bakteri penyebab penyakitnya mati, namun tidak merusak protein yang terkandung di dalam telur.
4. Perhatikan kondisi tubuh terutama sistem kekebalannya jika ingin mengonsumsi telur mentah.
(ver/vit)










































