1. Rosie O'Donnell
|
dok: Huffingtonpost
|
Setelah kejadian tersebut, O'Donnell mulai mengubah pola makannya dan telah kehilangan berat badan sebanyak 6 kg dalam waktu 3 bulan. Serangan jantung tersebut dianggapnya sebagai peringatan untuk mulai menerapkan hidup sehat.
2. Paula Deen
|
dok: Huffingtonpost
|
Sejak saat itu, Paula berupaya untuk menurunkan berat badan dengan mengubah diet dari konsumsi makanan berlemak dan manis menjadi sayuran, salad, dan kentang tumbuk. Setelah beberapa bulan, berat badannya berkurang hingga 15 kg dan kadar gula darahnya perlahan-lahan stabil.
3. Nick Cannon
|
dok: Huffingtonpost
|
Setelah menjalani perawatan medis dan mengikuti beberapa saran dokter, kini kondisi kesehatan Nick telah membaik. Salah satu saran dokter adalah untuk memperbaiki pola tidur. Selama ini Nick terlalu sibuk hingga tidak memiliki cukup waktu untuk tidur dan istirahat, akibatnya tubuh mengalami kelelahan dan menjadi sumber penyakit.
4. Kate Middleton
|
dok: Huffingtonpost
|
Kondisi tersebut dapat menyebabkan dehidrasi dan dapat bertahan sepanjang kehamilan. Hiperemesis gravidarum hanya terjadi pada 1 sampai 2 persen wanita hamil, sedangkan sebanyak 80 persen ibu hamil biasanya hanya mengalami morning sickness biasa yang akan berangsur-angsur berkurang setelah trimester pertama kehamilan.
5. Robin Roberts
|
dok: Huffingtonpost
|
Kondisi tersebut sering dikenal dengan preleukemia, yang menyebabkan sumsum tulang terlalu sedikit memproduksi sel-sel darah yang sehat. Pada bulan September, Robin menjalani transplantasi sumsum tulang dan dokter menyatakan bahwa kondisi tubuh Robin sangat fit sehingga dapat merespons pengobatan dengan baik.
6. Brooke Burke-Charvet
|
dok: Huffingtonpost
|
Untungnya, Burke-Charvet segera mendapatkan penanganan medis dan seminggu setelah operasi pengangkatan kanker, Burke-Charvet menulis di blog pribadinya bahwa dirinya telah dianggap bebas dari kanker.
Halaman 2 dari 7











































