Ini 7 Mitos Seputar Rambut Rontok yang Tidak Perlu Dikhawatirkan

Ini 7 Mitos Seputar Rambut Rontok yang Tidak Perlu Dikhawatirkan

Linda Mayasari - detikHealth
Selasa, 15 Jan 2013 14:29 WIB
Ini 7 Mitos Seputar Rambut Rontok yang Tidak Perlu Dikhawatirkan
Fot
Jakarta - Kerontokan rambut yang parah hingga menyebabkan kebotakan dapat terjadi baik pada pria maupun wanita yang disebabkan oleh genetika. Tetapi kebanyakan orang keliru dan mempercayai beberapa mitos seputar kerontokan rambut yang beredar luas di masyarakat.

Dr. Robert Leonard, ahli bedah kepala dan pendiri Leonard Hair Transplant Associate, di New England mengungkapkan beberapa mitos yang sering dipercayai oleh kebanyakan orang tentang kerontokan rambut seperti terlalu sering memakai topi hingga stres.

Seperti dilansir foxnews, Selasa (15/1/2013) berikut 7 mitos seputar kerontokan dan penipisan rambut yang tidak perlu Anda khawatirkan, yakni:

1. Rambut Selalu Tertutup Topi

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
"Memakai topi sama sekali tidak menyebabkan penipisan pada rambut atau kerontokan," kata Leonard.

Pemakaian topi sepanjang hari memang dapat menyebabkan kulit kepala lembab karena terperangkapnya keringat. Tetapi pemakaian topi dapat melindungi rambut Anda dari sinar matahari yang memiliki efek merusak dan menyebabkan rambut rontok. Sering-seringlah mencuci rambut jika Anda gemar mengenakan topi untuk kepentingan fashion.

2. Rambut Terpapar Air Kolam Renang

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Beberapa orang percaya bahwa air di kolam renang dapat menyebabkan kerontokan rambut, tetapi mitos tersebut tidak benar. Air di kolam renang yang mengandung klorin memang mempengaruhi poros rambut dan menyebabkan rambut kering dan rapuh, tetapi tidak menyebabkan rambut rontok atau menipis.

"Tetapi Anda tetap harus melindungi rambut dari paparan klorin, karena hal tersebut dapat meninggalkan efek kehijauan pada rambut," terang Leopard.

3. Rambut Terpapar Air Laut

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Kontak rambut dengan air laut yang asin dipercaya oleh beberapa orang dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. Tetapi mitos tersebut salah, karena masalah sebenarnya penyebab kerontokan rambut adalah genetika, yang merupakan akar penyebab dari 98 persen dari kasus kerontokan rambut dan kebotakan.

4. Rambut Tidak Butuh Perlindungan dari Matahari

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Hal ini tentu tidak benar, karena kulit kepala dan rambut juga memerlukan perlindungan tabir surya. Apalagi jika Anda memiliki keluarga yang bermasalah dengan kebotakan atau rambut Anda mulai menipis. Gunakan pelembab rambut yang mengandung tabir surya untuk mencegah sengatan matahari.

5. Berjemur untuk Menggelapkan Kulit

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Upaya menggelapkan kulit dengan berjemur di bawah sinar matahari, sebenarnya tidak memiliki efek samping kerontokan rambut. Penyebab rambut rontok adalah eksposur sinar matahari yang berlebihan  yang menyebabkan kulit kepala terbakar parah dan rambut rontok.

6. Terlalu Sering Keramas

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
"Kebanyakan orang mempercayai bahwa terlalu sering mencuci rambut dapat menyebabkan kerontokan parah," kata Leonard. Anda mungkin terkejut melihat banyaknya rambut yang Anda temukan dalam lubang pembuangan air di kamar mandi setelah keramas, tetapi hal ini disebabkan karena tindakan mekanis ketika keramas yang membuat rambut mengendur.

Poros rambut dan folikel dapat mengendur dan menyebabkan rontoknya rambut hingga beberapa helai. Keramas secara rutin bukanlah salah satu penyebab dari penipisan rambut atau kebotakan. Bahkan para ahli menyarankan bahwa keramas harian adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan folikel rambut.

7. Stres

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Hampir semua orang berpikir bahwa stres dapat memicu kerontokan rambut, padahal hal tersebut hanya mitos. Kerontokan rambut yang parah hingga menyebabkan kebotakan disebabkan oleh genetika seseorang dan tidak ada hubungannya dengan tingkat stres. Tetapi stres dapat memicu berkembangnya beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.
Halaman 2 dari 8
"Memakai topi sama sekali tidak menyebabkan penipisan pada rambut atau kerontokan," kata Leonard.

Pemakaian topi sepanjang hari memang dapat menyebabkan kulit kepala lembab karena terperangkapnya keringat. Tetapi pemakaian topi dapat melindungi rambut Anda dari sinar matahari yang memiliki efek merusak dan menyebabkan rambut rontok. Sering-seringlah mencuci rambut jika Anda gemar mengenakan topi untuk kepentingan fashion.

Beberapa orang percaya bahwa air di kolam renang dapat menyebabkan kerontokan rambut, tetapi mitos tersebut tidak benar. Air di kolam renang yang mengandung klorin memang mempengaruhi poros rambut dan menyebabkan rambut kering dan rapuh, tetapi tidak menyebabkan rambut rontok atau menipis.

"Tetapi Anda tetap harus melindungi rambut dari paparan klorin, karena hal tersebut dapat meninggalkan efek kehijauan pada rambut," terang Leopard.

Kontak rambut dengan air laut yang asin dipercaya oleh beberapa orang dapat menyebabkan kerontokan pada rambut. Tetapi mitos tersebut salah, karena masalah sebenarnya penyebab kerontokan rambut adalah genetika, yang merupakan akar penyebab dari 98 persen dari kasus kerontokan rambut dan kebotakan.

Hal ini tentu tidak benar, karena kulit kepala dan rambut juga memerlukan perlindungan tabir surya. Apalagi jika Anda memiliki keluarga yang bermasalah dengan kebotakan atau rambut Anda mulai menipis. Gunakan pelembab rambut yang mengandung tabir surya untuk mencegah sengatan matahari.

Upaya menggelapkan kulit dengan berjemur di bawah sinar matahari, sebenarnya tidak memiliki efek samping kerontokan rambut. Penyebab rambut rontok adalah eksposur sinar matahari yang berlebihan  yang menyebabkan kulit kepala terbakar parah dan rambut rontok.

"Kebanyakan orang mempercayai bahwa terlalu sering mencuci rambut dapat menyebabkan kerontokan parah," kata Leonard. Anda mungkin terkejut melihat banyaknya rambut yang Anda temukan dalam lubang pembuangan air di kamar mandi setelah keramas, tetapi hal ini disebabkan karena tindakan mekanis ketika keramas yang membuat rambut mengendur.

Poros rambut dan folikel dapat mengendur dan menyebabkan rontoknya rambut hingga beberapa helai. Keramas secara rutin bukanlah salah satu penyebab dari penipisan rambut atau kebotakan. Bahkan para ahli menyarankan bahwa keramas harian adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan folikel rambut.

Hampir semua orang berpikir bahwa stres dapat memicu kerontokan rambut, padahal hal tersebut hanya mitos. Kerontokan rambut yang parah hingga menyebabkan kebotakan disebabkan oleh genetika seseorang dan tidak ada hubungannya dengan tingkat stres. Tetapi stres dapat memicu berkembangnya beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads