HPV adalah virus yang berhubungan dengan kanker serviks dan beberapa jenis kanker termasuk anal, penis dan kanker oropharyngeal. Selain itu virus ini juga bertanggung jawab terhadap kondisi kutil kelamin.
Meski begitu, beberapa para ahli mulai khawatir dengan HPV yang ada pada laki-laki sebagai penyebab kanker anal dan kutil kelamin. Ini karena HPV adalah infeksi menular yang paling umum di dunia dan mempengaruhi kaum laki-laki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Vaksin tidak hanya untuk gadis
Vaksin Gardisil yang melindungi terhadap 4 strain HPV sebagian besar terkait dengan kanker dan kutil kelamin tidak hanya untuk perempuan, tapi tersedia juga dan direkomendasikan untuk remaja laki-laki.
The American Academy of Pediatrics awal tahun lalu mengeluarkan pernyataan mendukung vaksin untuk laki-laki sebelum memulai aktivitas seksual. Vaksin ini efektif sebelum seseorang aktif secara seksual dan membantu berikan perlindungan terhadap kanker dan kutil kelamin.
2. Beberapa laki-laki lebih berisiko terkena HPV
CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menuturkan laki-laki yang suka sesama jenis atau gay dan pria biseksual berisiko 17 kali lebih mungkin mengembangkan HPV yang terkait dengan kanker anal atau dubur dibanding dengan laki-laki yang berhubungan seks dengan perempuan.
3. Tidak ada tes yang umum untuk HPV pada laki-laki
Jika pada perempuan ada skrining pap smear dengan mengambil sel dari leher rahim untuk menguji kelainan, tapi sayangnya tidak ada tes yang umum untuk laki-laki. Padahal kedua gender ini bisa diserang oleh HPV.
4. Sekitar setengah dari kaum laki-laki membawa virus HPV
Dalam studi yang melibatkan multi negara menemukan bahwa 50 persen laki-laki yang berusia di atas 15 tahun telah terinfeksi HPV. Terlebih setiap tahun, sekitar 6 persen laki-laki akan berkontraksi dengan infeksi baru yang berhubungan dengan HPV-16.
5. Kanker yang berhubungan dengan HPV meningkat
Menurut penelitian terbaru dari National Cancer Institute, kanker yang terkait dengan HPV sedang meningkat, seperti kanker oropharyngeal yang terkait HPV menyumbang sekitar 70 persen dari kanker lain yang terkait HPV.
(ver/)











































