1. Drum
|
(Foto: Listverse)
|
Menurut legenda, ketika ia terbaring sekarat karena wabah, Ziska memerintahkan bahwa setelah kematiannya, tubuhnya harus dikuliti, dan kulitnya dibentangkan di atas drum untuk terus menakuti musuh di medan perang.
2. Rompi
|
(Foto: Listverse)
|
Dalam cerita yang dikaitkan dengan de la Meuse's 'Anecdotes', ditunjukkan kisah cinta Saint-Just terhadap seorang wanita, tinggi muda dan cantik yang ditolak. Ketika ia marah dan 'menggila', Saint-Just meminta wanita itu ditangkap, dieksekusi dan dikuliti, yang kemudian kulitnya dibuat menjadi rompi modis yang dikenakannya setiap hari.
3. Kotak cerutu
|
(Foto: Listverse)
|
Sebuah laporan menyatakan bahwa anggota dari Sûretè (polisi rahasia) mendapatkan suvenir dari kulit Pranzini yang berupa kotak cerutu.
4. Buku
|
(Foto: Listverse)
|
Sebelum meninggal ia meminta agar kulitnya dilepas dan digunakan untuk mengikat otobiografinya, yang akan disampaikan kepada John Fenno, mantan korban perampokan yang berani berdiri dihadapannya setelah ditembak. Buku tersebut berada pada keluarga Fenno sampai akhirnya disumbangkan ke perpustakaan.
5. Kotak kartu nama
|
(Foto: Listverse)
|
Burke dinyatakan bersalah dan digantung, tapi ia tidak dikubur dengan damai. Tubuhnya dibedah, kerangka dan kepalanya berada di University of Edinburgh’s Anatomical Museum. Sedangkan bagian lainnya dibuat barang-barang berguna seperti kotak kartu nama yang sangat elegan, yang terbuat dari kulit tangan kirinya dan sekarang dipajang di Police Information Centre on Edinburgh’s Royal Mile.
6. Dompet
|
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Menurut laporan, LeBlanc dikuliti dan kulitnya yang kecokelatan beberapa dibuat menjadi dompet.
7. Sepatu bertumit tinggi
|
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Halaman 2 dari 8











































