"Saya adalah seorang ibu. Melihat mereka, it breaks my heart. Kalau datang ke sini, saya jadi belajar untuk lebih bersyukur banget," kata Melaney di Rumah Anyo, Jl Anggrek Nelli Murni A110, Slipi, Jakarta Barat, dan ditulis pada Senin (28/1/2013). Rumah Anyo merupakan tempat tinggal sementara anak-anak penyandang kanker.
Kata Melaney, rasanya sangat malu melihat anak-anak yang kuat dan tabah menjalani pengobatan dan merasakan sakit akibat kanker. Sebab sebagai orang yang diberi kesehatan malah kerap kali mengeluhkan hal-hal kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota keluarga Melaney ternyata juga ada yang menyandang kanker. Kakek serta sepupunya mengalami kanker usus dan kanker tulang. Itulah antara lain yang membuat Melaney merasa dekat dengan anak-anak penyandang kanker.
"Ada yang bilang kanker itu karena gaya hidup, misalnya merokok. Tapi adik-adik ini kan masih kecil, boro-boro merokok," imbuhnya.
Dia berharap akan semakin banyak orang yang tergerak hatinya untuk membantu anak-anak tersebut. Sebab beberapa penyandang kanker berasal dari keluarga kurang mampu, apalagi biaya pengobatannya pun cukup mahal.
"Pengobatannya tidak murah. Semoga kita bisa menjadi perpanjangan tangan untuk membantu mereka. Tidak harus materi, tapi bisa dengan kehadiran dan pikiran," ucap ibu satu anak ini.
(/up)
