Tak Hanya Cium Bau, Hidung Juga Bisa Deteksi Ketakutan & Gairah Pria

Tak Hanya Cium Bau, Hidung Juga Bisa Deteksi Ketakutan & Gairah Pria

- detikHealth
Selasa, 05 Feb 2013 16:31 WIB
Tak Hanya Cium Bau, Hidung Juga Bisa Deteksi Ketakutan & Gairah Pria
ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta -

1. Mengenali karakter seseorang

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Mengetahui karakter kepribadian seseorang biasanya membutuhkan waktu lama dan sedikit percakapaan. Namun penelitian menunjukkan kepribadian seseorang bisa diketahui hanya lewat bau badannya saja.

Orang pencemas keringatnya lebih banyak sehingga memodifikasi bakteri di ketiak yang membuat badan lebih bau. Orang yang punya jiwa pemimpin dan dominan akan mengeluarkan hormon testoteron lebih banyak sehingga baunya lebih khas. Sedangkan orang yang terbuka jarang memiliki bau menyengat karena emosinya cenderung stabil.

2. Mencium bau ketakutan

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Terdengar agak ngeri memang. Sebenarnya kemampuan manusia mencium ketakutan berkembang untuk mempertahankan diri. Tidak hanya belajar mengenali aroma ketakutan orang lain, tapi manusia secara alami akan menjadi takut setelah mencium aroma ketakutan orang lain.

Jika seseorang tertegun karena saking paniknya dan tidak dapat mengatur emosi, maka bau ketakutan dan bahasa tubuhnya akan menyebar ketakutan kepada orang lain dalam kelompoknya. Hal ini membuat tindakan semua orang dalam kelompok jadi terkoordinasi.

3. Mencium usia seseorang

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Orang awam banyak menyebut orang tua dengan sebutan 'sudah bau tanah'. Istilah ini sering dipakai dalam percakapan, terutama untuk mencemooh atau bercanda dengan lansia. Ternyata penelitian menemukan orang tua memang memiliki bau yang khas.

Dalam penelitian, ilmuwan menemukan bahwa pencium bau yang andal dapat membedakan bau orang berusia 75 tahun dan bau orang yang masih muda. Aroma ini tidak dipengaruhi oleh konsumsi obat. Hingga kini, asal usul bau tersebut masih menjadi misteri.

4. Pria mencium bau wanita subur

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Selain wanita, pria juga memiliki kemampuan untuk mengenali apakah seorang wanita sedang subur atau tidak. Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa pria heteroseksual dapat membedakan wanita yang sedang siap hamil atau tidak.

Pria mengenali wanita subur dengan gambaran baunya lebih menyenangkan atau seksi ketimbang wanita yang sedang tidak subur. Pria dapat mengenali bau ini hingga seminggu setelah pakaian dikenakan wanita.

5. Wanita mencium gairah pria

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Pria tidak pernah bisa menyembunyikan gairah seksualnya kepada wanita. Penelitian menemukan wanita bisa mencium gairah pria. Dalam penelitian, bantalan yang direndam dalam keringat pria dapat mengaktifkan otak wanita yang berkaitan dengan pengenalan emosi orang lain.

Peneliti menemukan wanita bisa membedakan mana bau pria yang berpendidikan dan mana pria yang sering menonton film porno. Bau keringat pria ternyata berbeda berdasarkan perilaku dan mood-nya.

6. Wanita mencium aroma pria macho

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Tak hanya wajah tampan dan postur atletis saja yang bisa dikenali wanita dari seorang pria, namun aroma tubuh juga. Bau merupakan salah satu daya tarik penting bagi wanita dalam memilih pria.

Dalam penelitian, ilmuwan menemukan bahwa wanita dapat menilai bau pria yang dianggap menarik dibandingkan pria yang dianggap tak menarik. Padahal pria yang dianggap menarik tersebut belum pernah ditemui. Kemampuan ini muncul saat wanita sedang berada dalam masa subur.

7. Membau pasangan potensial

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Menurut penelitian, manusia membuat pilihan pasangannya berdasarkan ada atau tidaknya molekul yang disebut major histocompatibility complex (MHC). Molekul ini berfungsi melawan penyerbu asing, seperti kuman dan virus serta dapat dikenali lewat bau tubuh.

Memilih pasangan dengan MHC yang berbeda akan meningkatkan MHC keturunan. Artinya, anak akan memiliki sistem kekebalan lebih kuat dan lebih tahan terhadap penyakit. Wanita adalah pihak yang paling mungkin tertarik pada pria yang memiliki MHC berbeda.
Halaman 2 dari 8
Mengetahui karakter kepribadian seseorang biasanya membutuhkan waktu lama dan sedikit percakapaan. Namun penelitian menunjukkan kepribadian seseorang bisa diketahui hanya lewat bau badannya saja.

Orang pencemas keringatnya lebih banyak sehingga memodifikasi bakteri di ketiak yang membuat badan lebih bau. Orang yang punya jiwa pemimpin dan dominan akan mengeluarkan hormon testoteron lebih banyak sehingga baunya lebih khas. Sedangkan orang yang terbuka jarang memiliki bau menyengat karena emosinya cenderung stabil.

Terdengar agak ngeri memang. Sebenarnya kemampuan manusia mencium ketakutan berkembang untuk mempertahankan diri. Tidak hanya belajar mengenali aroma ketakutan orang lain, tapi manusia secara alami akan menjadi takut setelah mencium aroma ketakutan orang lain.

Jika seseorang tertegun karena saking paniknya dan tidak dapat mengatur emosi, maka bau ketakutan dan bahasa tubuhnya akan menyebar ketakutan kepada orang lain dalam kelompoknya. Hal ini membuat tindakan semua orang dalam kelompok jadi terkoordinasi.

Orang awam banyak menyebut orang tua dengan sebutan 'sudah bau tanah'. Istilah ini sering dipakai dalam percakapan, terutama untuk mencemooh atau bercanda dengan lansia. Ternyata penelitian menemukan orang tua memang memiliki bau yang khas.

Dalam penelitian, ilmuwan menemukan bahwa pencium bau yang andal dapat membedakan bau orang berusia 75 tahun dan bau orang yang masih muda. Aroma ini tidak dipengaruhi oleh konsumsi obat. Hingga kini, asal usul bau tersebut masih menjadi misteri.

Selain wanita, pria juga memiliki kemampuan untuk mengenali apakah seorang wanita sedang subur atau tidak. Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa pria heteroseksual dapat membedakan wanita yang sedang siap hamil atau tidak.

Pria mengenali wanita subur dengan gambaran baunya lebih menyenangkan atau seksi ketimbang wanita yang sedang tidak subur. Pria dapat mengenali bau ini hingga seminggu setelah pakaian dikenakan wanita.

Pria tidak pernah bisa menyembunyikan gairah seksualnya kepada wanita. Penelitian menemukan wanita bisa mencium gairah pria. Dalam penelitian, bantalan yang direndam dalam keringat pria dapat mengaktifkan otak wanita yang berkaitan dengan pengenalan emosi orang lain.

Peneliti menemukan wanita bisa membedakan mana bau pria yang berpendidikan dan mana pria yang sering menonton film porno. Bau keringat pria ternyata berbeda berdasarkan perilaku dan mood-nya.

Tak hanya wajah tampan dan postur atletis saja yang bisa dikenali wanita dari seorang pria, namun aroma tubuh juga. Bau merupakan salah satu daya tarik penting bagi wanita dalam memilih pria.

Dalam penelitian, ilmuwan menemukan bahwa wanita dapat menilai bau pria yang dianggap menarik dibandingkan pria yang dianggap tak menarik. Padahal pria yang dianggap menarik tersebut belum pernah ditemui. Kemampuan ini muncul saat wanita sedang berada dalam masa subur.

Menurut penelitian, manusia membuat pilihan pasangannya berdasarkan ada atau tidaknya molekul yang disebut major histocompatibility complex (MHC). Molekul ini berfungsi melawan penyerbu asing, seperti kuman dan virus serta dapat dikenali lewat bau tubuh.

Memilih pasangan dengan MHC yang berbeda akan meningkatkan MHC keturunan. Artinya, anak akan memiliki sistem kekebalan lebih kuat dan lebih tahan terhadap penyakit. Wanita adalah pihak yang paling mungkin tertarik pada pria yang memiliki MHC berbeda.

(pah/vit)

Berita Terkait