Kesimpulan itu diperoleh setelah peneliti menganalisis 13 studi yang mengamati 122 karakteristik pada 13.301 orang. Dari situ peneliti mengakui bahwa sejumlah riset lain telah menunjukkan adanya perbedaan antara pria dan wanita (seperti empati yang dimiliki wanita dan kemampuan berhitung yang superior pada pria), tapi sebenarnya perbedaan itu tak sebanyak yang dipercaya selama ini.
Faktanya, baik pria maupun wanita sama-sama memiliki ciri-ciri psikologis seperti takut terhadap keberhasilan atau cenderung pilih-pilih pasangan. Selain itu, ada tiga mitos lain yang seringkali diidentikkan dengan wanita namun sebenarnya tak begitu adanya. Berikut dikutip dari menshealth, Jumat (8/2/2013).
Mitos #1: Wanita tak ingin bercinta sebanyak yang pria inginkan
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sex Research pada tahun 2011 mengungkap bahwa pria berpikir tentang seks rata-rata 19 kali sehari, sedangkan wanita hanya berpikir tentang seks 10 kali dalam sehari.
Padahal nyatanya menurut sebuah studi yang ditampilkan dalam Journal of Sexual Medicine, semakin bertambah usia seorang wanita maka gairah seksualnya juga akan terus meningkat. Setelah mempelajari respons dari 806 wanita berusia di atas 40 tahun, peneliti yang sama juga menemukan bahwa pada rentang usia tersebut, mereka justru merasa lebih puas terhadap kehidupan seksualnya dan hampir 70 persen dapat merasakan orgasme.
Mitos #2: Wanita terlalu emosional
Secara alami hal ini tak bisa dicegah oleh para wanita karena terjadi begitu saja. Pasalnya, amygdala atau bagian otak kecil yang berfungsi mengatur emosi pada wanita bekerja jauh lebih efisien ketimbang amydala pada otak pria. Akibatnya, wanita dapat 'menghasilkan' lebih banyak emosi dan lebih intens.
Tapi karena wanita menangis dan pria tidak, bukan berarti pria tak punya perasaan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Wake Forest University, AS mengungkap bahwa pria lebih tertekan dan emosional ketika menghadapi masalah percintaan, termasuk merasakan 'dorongan' yang lebih besar ketika hubungan berjalan dengan baik ketimbang wanita.
Alasannya? Menurut peneliti, bisa jadi hal ini terjadi karena wanita lebih cenderung memiliki sistem dukungan sosial yang lebih kuat daripada pria. Jadi ketika segala sesuatu berjalan dengan baik, pria lebih cenderung merasa bahwa kondisi hubunganlah sumber keintiman utama mereka. Tidak demikian halnya dengan wanita.
Mitos #3: Wanita terobsesi untuk berbelanja
Mungkin ada benarnya. Tapi nyatanya pria bisa menghabiskan lebih banyak uang untuk berbelanja. Berdasarkan hasil polling terhadap 2.000 orang di Inggris ditemukan bahwa rata-rata pria menghabiskan lebih dari 40 dollar AS per minggu untuk beli-beli barang yang tak perlu, padahal wanita hanya menghabiskan 30 dollar AS per minggu.
Senada dengan hal itu, sebuah studi pasar dari Mintel menemukan tak hanya wanita yang hobi belanja produk-produk kecantikan atau pakaian. Sebab 62 persen pria suka berbelanja online, padahal wanita yang suka melakukannya hanya sebanyak 52 persen.
(/)
