Senin, 18 Feb 2013 09:32 WIB

Tak Ingin Mimpi Seram? Pastikan Tak Makan Sambal Sebelum Tidur

- detikHealth
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Pernahkah mimpi bertemu hantu-hantu menyeramkan atau dikejar-kejar penjahat sadis dengan gergaji mesin? Meski hanya bunga tidur, rasanya tetap tidak menyenangkan bukan? Agar tidak sering mimpi seram, hindari makan pedas sebelum tidur.

Sebenarnya tidak ada bukti kuat bahwa makanan pedas bisa memicu mimpi buruk. Namun sebuah kajian studi di Kanada menunjukkan, 8,5 persen penelitian membuktikan adanya hubungan antara mimpi buruk dengan makanan yang dikonsumsi sebelum tidur.

"Ya, makanan pedas kadang-kadang bisa menyebabkan mimpi buruk atau mimpi aneh. Mungkin karena beberapa orang lebih sensitif terhadap komposisi kimia pada makanan tertentu," kara Tore Nielsen, profesor dari laboratorium mimpi di Universite de Montreal seperti dikutip dari NBC News, Senin (18/2/2013).

Tidak hanya makanan pedas, makanan lain yang dikategorikan berat seperti produk olahan susu juga disebut-sebut bisa meningkatkan risiko untuk mengalami mimpi buruk. Penyebabnya, makanan tersebut bisa mempengaruhi metabolisme tubuh dan berdampak pada aktivitas otak.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar mimpi terjadi saat tidur memasuki fase REM (Rapid Eye Movement). Dalam fase ini, otak menjadi lebih aktif dibanding fase lain selama tidur. Makanan tertentu seperti makanan pedas misalnya, dituding sebagai salah satu penyebab fase REM muncul lebih sering.

Bahasan tentang mimpi buruk menarik perhatian para ilmuwan karena berbeda dibanding mimpi lainnya. Saat mengalami mimpi buruk, seseorang bisa terbangun secara tiba-tiba sehingga kualitas tidurnya memburuk dan bisa berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa mimpi buruk muncul lebih sering pada orang yang memiliki disfungsi pada otak di bagian frontal lobe. Bagian tersebut gagal mengontrol amygdala, bagian otak yang mengatur fungsi memori dan fungsi emosi.


(up/vit)