Sekalipun ditangani oleh dokter, kenyataannya tidak semua dokter punya kompetensi dan wewenang untuk melakukan operasi plastik. Dokter yang tidak punya kompetensi dan wewenang untuk melakukannya, dikatakan sebagai praktik ilegal dan bisa membahayakan pasien.
Apalagi jika yang menangani bukanlah dokter. Di beberapa salon kecantikan, layanan suntik silikon bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahannya berupa silikon cair bisa diperoleh melalui jalur ilegal, yang pastinya tidak terjamin kualitas dan keamanannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh dokter bedah plastik yang terdaftar di Indonesia semua nama-namanya terdaftar di website Perapi (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia). Jadi, jika ada nama diluar itu harap diwaspadai," kata Dr Aditya saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (6/3/2013).
Menurut Dr Aditya, klinik yang dikelola oleh dokter anggota Perapi terjamin keamanannya karena memiliki izin yang jelas. Berbeda tentunya dengan salon-salon kecantikan yang sering menawarkan suntik silikon yang berbahaya karena rentan kebocoran.
"Tetapi tindakan besar tetap harus dilakukan di rumah sakit, kecuali tindakan-tindakan ringan seperti bedah kecil," kata Dr Aditya.
(up/)










































