"Tidak hanya berat badan saja patokan untuk menentukan kadar kolesterol seseorang, tidak 100 persen orang dengan berat badan ideal lalu bebas kolesterol," ujar Prof Dr Tjandra Yoga Adhitama, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI dalam Konferensi Pers di Balai Kartini (Rabu 10/3/2013).
Untuk mencegah timbulnya penyakit kolesterol, secara rutin seseorang harus mengukur kadar kolesterol dalam darahnya, tidak hanya dengan mengukur berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengaturan pola makan sehat dengan kalori seimbang adalah pola konsumsi makanan yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Pengaturan ini mencakup memilih makanan rendah gula, rendah garam, rendah lemak, tinggi serat, dan kalori seimbang.
Zat gizi yang dibutuhkan untuk hidup sehat antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan kalsium. Di dalam tubuh, zat-zat gizi tersebut berfungsi sebagai sumber energi, zat pembangun, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak.
Kebutuhan gizi yang dibutuhkan seseorang harus dipenuhi agar tetap sehat.
Berat badan ideal dapat dihitung dengan rumus berikut:
BB Ideal = (Tinggi Badan - 100) - 10 Persen
(Tinggi badan dalam satuan cm dan berat badan dalam satuan kg)
(up/up)










































