Selain membuat tubuh Anda bergerak lebih banyak, berkebun dikatakan juga dapat mendorong seseorang memiliki pola makan yang lebih sehat, terlebih jika yang ditanam adalah sayuran dan buah-buahan. Berkebun juga diyakini memiliki manfaat sosial yang tinggi bagi seseorang lingkungan sekitarnya memiliki hobi yang sama. Dengan demikian, mereka bisa saling berbagi informasi dan membina hubungan sosial.
Peneliti dari University of Utah mempelajari 198 orang dengan hobi berkebun. Mereka tergabung dalam sebuah komunitas berkebun di Salt Lake City. Mereka membandingkan Indeks Massa Tubuh (IMT) seluruh pengebun, dihitung dengan cara membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat dari tinggi badan mereka (dalam centimeter). Hasil ini lalu dibandingkan dengan IMT tetangga mereka untuk menentukan apakah hobi berkebun memberi pengaruh pada tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang dengan hobi berkebun juga memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memiliki figur sehat dibandingkan saudaranya. Namun tidak untuk pasangan suami istri, sebab diyakini pasangan akan turut merasakan manfaat dari membantu melakukan berbagai aktivitas di kebun dan bahkan ikut mengonsumsi sayuran atau buahnya.
"Studi awal ini dapat memberi gagasan pada masyarakat bahwa berkebun adalah aset berharga yang dapat mengarahkan mereka ke pola hidup yang lebih sehat," ujar Prof. Cathleen Zick, pemimpin penelitian ini seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (19/4/2013).
"Selain itu, tentunya hal ini mungkin bisa mengajak para petinggi daerah setempat untuk bisa membuat rancangan kota yang baru agar lebih menyehatkan warganya," lanjutnya.
Setelah mengetahui manfaat sehat berkebun, mari memulai hidup sehat dengan mencoba membuat kebun kecil di sekitar rumah Anda. Dengan begitu, risiko obesitas Anda bisa berkurang.
(vit/vit)










































