Namun jamur yang mengandung vitamin D ini bukan sembarang jamur. Jamur yang masih segar belum memiliki kandungan vitamin yang diperoleh dari sinar matahari. Untuk mendapat asupan vitamin D yang memadai, peneliti menyarankan untuk menjemur jamur selama setengah jam sebelum makan.
Ternyata sama seperti kulit manusia, jamur dapat mengubah sinar ultraviolet dari matahari menjadi vitamin. Bahkan kemampuan ini masih dimiliki setelah dipanen. Vitamin ini dikenal sangat penting fungsinya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kesehatan tulang dan gigi, serta penyerapan kalsium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil ini memberikan bukti bahwa memakan jamur yang telah terkena sinar ultraviolet dan mengandung vitamin D2 merupakan sumber vitamin D yang baik. Cara ini dapat meningkatkan status vitamin D orang dewasa yang sehat," kata peneliti, Dr Michael Holick seperti dilansir Daily Mail, Selasa (23/4/2013).
Dalam pertemuan American Society for Biochemistry and Microbiology di Boston dan dimuat dalam journal Dermato-Endocrinology, dr Holick menjelaskan bahwa mengkonsumsi jamur yang mengandung vitamin D sama efektifnya dengan meminum suplemen untuk meningkatkan dan mempertahankan kadar vitamin D pada orang dewasa.
Para petani jamur di negara tropis mungkin masih sempat menjemur jamurnya untuk meningkatkan kadar vitamin D. Di negara Eropa seperti Inggris, praktik ini nampaknya lebih sulit. Namun dr Holick mengatakan agar tak perlu khawatir, sebab jamur masih bisa menghasilkan nutrisi setelah dipanen, asal dijemur di bawah sinar matahari langsung.
Untuk mendapat asupan vitamin D, dr Holick menyarankan menjemur jamur secara langsung pada pukul 10:00 - 15:00 selama 1 jam saat akhir musim semi dan musim panas. Orang dewasa dianjurkan mengkonsumsi maksimal 2.000 unit vitamin D per hari. Satu bagian jamur yang terpapar sinar matahari bisa mengandung sekitar 400 unit.
"Ya, kita berbicara tentang jamur biasa. Hanya mengeluarkannya dari kemasan dan meletakkan di bawah sinar matahari. Tidak peduli bagaimana caranya, setelah sekitar 30 menit mereka akan menjadi sumber vitamin D. Memasak tidak mempengaruhi kadar vitamin di dalamnya," kata dr Hollick.
(pah/vit)











































