1. Zhang Ruifang
|
Zhang Ruifang (Foto: barcroft media)
|
Sejak saat itu tonjolan ini terus tumbuh hingga memiliki panjang 5,88 cm (2,4 inci) dan mulai muncul lagi di sisi lain dahi dari ibu tujuh orang anak. Kondisi ini membuat keluarga terutama anak-anaknya menjadi bingung dan khawatir.
2. Ma Zhong Nan
|
Ma Zhong Nan (Foto: cabinetofwonders)
|
Hanya dalam setengah tahun, lansia tersebut memiliki tanduk dengan panjang 10 cm di atas kepalanya. Setelah dokter mengatakan kepadanya tidak bisa memberikan solusi, dia mencari bantuan melalui media.
3. Zhao
|
Zhao (Foto: weirdasianews)
|
Wanita tua yang dikenal sebagai Nenek Zhao, mengatakan itu mulanya hanya tahi lalat kecil, tapi terus tumbuh seiring waktu. Dia tidak merasakan sakit, tapi 'tanduknya' itu sedikit mempengaruhi penglihatannya.
4. Saleh Talib Saleh
|
Saleh Talib Saleh (Foto: odditycentral)
|
Pria tua asal Yemen ini menjadi perhatian media pada tahun 2007, ketika ia berusia 102 tahun. Saat itulah ia mengatakan kepada Yemen Observer tentang kondisinya. Saleh mengatakan ia tidak tahu bagaimana tanduk mulai tumbuh di kepalanya, tapi ia percaya itu adalah hadiah dari Tuhan.
5. Abdul Razak
|
Abdul Razak (Foto: dubbagol)
|
Pada tahun 2008, salah satu tanduk Razak dengan panjang sekitar jari, tumbuh dengan sendirinya. 5 tanduk lainnya tumbuh dan menyebabkan sedikit rasa sakit. Seorang dokter dari rumah sakit setempat mengatakan kasus-kasus seperti Abdul Razak sangat jarang dan kadang-kadang terjadi karena lemak dalam kulit.
6. George Ashman
|
George Ashman (Foto: huffingtonpost)
|
Dokter harus menanamkan (implan) 2 jaringan ekspander di bawah kulit yang tujuannya melebarkan kulit di dahi secara bertahap. Setelah kulit dahinya melebar dengan bantuan dua 'tanduk' itu maka dokter bisa mengambil kelebihan kulit di atas tanda merah itu.
Halaman 2 dari 7











































