Peneliti menemukan bahwa senyawa bernama perfluorooctanoic acid (PFOA) yang biasanya terkandung dalam alat masak antilengket, kemasan atau bungkus makanan, mebel hingga jas hujan dapat mendorong munculnya penyakit kardiovaskular. Yang tak kalah mengejutkan, 98 persen seluruh penduduk dunia mengandung PFOA dalam aliran darahnya. Dikhawatirkan inilah yang ikut memicu terjadinya serangan jantung atau stroke pada orang-orang yang suka makan popcorn.
Kesimpulan itu diperoleh setelah tim peneliti dari West Virginia University (WVU) School of Public Health, Morgantown, AS mengamati data kesehatan dari 1.200 orang Amerika dan membandingkan kadar serum PFOA mereka dengan tingkat kejadian penyakit jantungnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun kami belum dapat memastikan bahwa PFOA berdampak langsung dan menyebabkan penyakit jantung. Keduanya bisa saja berkaitan secara tak langsung, misal orang-orang yang mengidap penyakit kardiovaskular cenderung mengandung lebih banyak PFOA di dalam darahnya," tandas ketua tim peneliti Dr. Anoop Shankar, kepala departemen epidemiologi di WVU School of Public Health seperti dilansir Foxnews, Senin (13/5/2013).
Untuk itu sebagai tindakan antisipasi, minimalisir paparan senyawa kimia ini dengan menghindari dua sumber terbesarnya yaitu alat masak antilengket dan makanan berkemasan seperti popcorn. Lagipula menurut FDA, banyak kantung popcorn yang mengandung PFOA dengan kadar tinggi.










































