Benarkah Popcorn Bikin Sakit Jantung? Cek di Sini

Benarkah Popcorn Bikin Sakit Jantung? Cek di Sini

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 13 Mei 2013 17:00 WIB
Benarkah Popcorn Bikin Sakit Jantung? Cek di Sini
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Salah satu penyebab penyakit jantung yang paling menonjol adalah pola makan, terutama ketika mengonsumsi makanan berat dan berkolesterol tinggi. Tapi sebuah studi baru mengemukakan bahwa kandungan kimia yang terpapar pada makanan ringan seperti popcorn alias berondong jagung ternyata juga dapat menyebabkan gangguan pada jantung.

Peneliti menemukan bahwa senyawa bernama perfluorooctanoic acid (PFOA) yang biasanya terkandung dalam alat masak antilengket, kemasan atau bungkus makanan, mebel hingga jas hujan dapat mendorong munculnya penyakit kardiovaskular. Yang tak kalah mengejutkan, 98 persen seluruh penduduk dunia mengandung PFOA dalam aliran darahnya. Dikhawatirkan inilah yang ikut memicu terjadinya serangan jantung atau stroke pada orang-orang yang suka makan popcorn.

Kesimpulan itu diperoleh setelah tim peneliti dari West Virginia University (WVU) School of Public Health, Morgantown, AS mengamati data kesehatan dari 1.200 orang Amerika dan membandingkan kadar serum PFOA mereka dengan tingkat kejadian penyakit jantungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya, semakin tinggi kadar PFOA yang ditemukan peneliti dalam aliran darah partisipan, semakin tinggi risiko partisipan untuk terserang penyakit kardiovaskular, terlepas dari faktor-faktor lain seperti usia, ras, kebiasaan merokok, indeks massa tubuh (BMI), ada tidaknya diabetes hingga ke tinggi rendahnya tekanan darah.

"Namun kami belum dapat memastikan bahwa PFOA berdampak langsung dan menyebabkan penyakit jantung. Keduanya bisa saja berkaitan secara tak langsung, misal orang-orang yang mengidap penyakit kardiovaskular cenderung mengandung lebih banyak PFOA di dalam darahnya," tandas ketua tim peneliti Dr. Anoop Shankar, kepala departemen epidemiologi di WVU School of Public Health seperti dilansir Foxnews, Senin (13/5/2013).

Untuk itu sebagai tindakan antisipasi, minimalisir paparan senyawa kimia ini dengan menghindari dua sumber terbesarnya yaitu alat masak antilengket dan makanan berkemasan seperti popcorn. Lagipula menurut FDA, banyak kantung popcorn yang mengandung PFOA dengan kadar tinggi.



(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads