Malangnya Abdul Muhyi (21). Selasa (14/3) kemarin, pria asal Pamulang, Tangerang Selatan, ini dipotong alat kelaminnya oleh seorang waria. Lantas jika menemukan seseorang dengan kondisi terluka karena penisnya terpotong, tindakan apa yang bisa dilakukan?
Segera berikan efek dingin pada potongan penis tersebut. Pendinginan ini dilakukan agar jaringan yang terdapat di dalam potongan tersebut tidak mati. Jika kondisi jaringan bisa dipertahankan, maka ada kemungkinan potongan ini bisa disambung kembali.
"Kalau melihat seseorang dengan kondisi penisnya terpotong atau terluka, segera siapkan plastik atau kotak yang berisi es," ujar dr Aditya Wardhana, SpBP, dokter spesialis bedah plastik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, saat dihubungi detikHealth, Rabu (15/5/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengapa plastik tersebut harus diisi sebagian oleh air? Dr Aditya yang kini juga aktif sebagai ahli bedah plastik di Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengungkapkan, jika potongan penis tertutup langsung oleh es, suhunya akan terlalu dingin dan justru merusak jaringan di dalamnya.
Potongan penis yang hanya dimasukkan dalam plastik tanpa es, maka kemungkinan jaringannya akan mati.
Setelah pasien dibawa ke rumah sakit, dokter spesialis bedah plastik akan melakukan pemeriksaan untuk menemukan apakah potongan ini masih dalam kondisi baik dan bisa dilakukan operasi penyambungan untuk mengembalikan bentuk penis.
Walaupun sudah disimpan di wadah berisi air dan es, bukan berarti semua kasus pemotongan ini bisa disambung kembali. Misalnya, jika saat dibawa ke rumah sakit kondisi pembuluh darah penis yang terpotong sudah tidak baik, maka kecil kemungkinan bisa disambung kembali. Hal ini bergantung pada hasil pemeriksaan dokter lebih lanjut.
(/)










































