1. Demam tinggi
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Yang menjadi masalah di balik demam adalah gejala ini disebabkan oleh sejumlah infeksi. Jika malaria atau demam berdarah tidak terdeteksi untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan kematian. Bahkan demam virus yang umum dapat menyebabkan kematian jika ternyata brain fever (demam otak). Itu sebabnya, suhu tubuh perlu dikontrol ketika Anda mengalami demam tinggi.
2. Keracunan makanan
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Keracunan makanan dan diare menyebabkan kematian banyak bayi di negara berkembang. Keracunan makanan dapat menyebabkan muntah dan lemas, yang menyebabkan dehidrasi dan kematian mendadak.
3. Influenza
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Saat virus flu menyerang paru-paru Anda itu disebut influenza. Pada stadium akhir, paru-paru akan terisi dengan dahak dan air. Virus flu bermutasi setiap tahun dan jika obat yang ada tidak mampu menyembuhkannya, virus dapat menyebabkan kematian. Flu babi atau H1N1 adalah contoh klasik.
4. Diabetes
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Penyakit ini sangat umum dan juga dapat menyebabkan kematian mendadak. Jika Anda menderita diabetes, maka lonjakan atau penurunan tingkat gula darah dapat menyebabkan kematian instan dalam kasus-kasus tertentu.
5. Penyakit kuning
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Penyakit kuning adalah penyakit hati di mana jumlah bilirubin dalam darah meningkat. Ini menghancurkan nafsu makan dan kekuatan pencernaan. Jika tidak terdeteksi dalam waktu lama, pasti bisa membunuh seseorang. Tetapi kematian akibat penyakit kuning tidak akan tiba-tiba, itu akan menjadi kematian yang lambat dan menyakitkan.
6. Demam typhoid atau tifus
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
|
Typhoid adalah jenis demam yang terjadi karena minum air yang terkontaminasi. Dalam kasus typhoid, demam disertai dengan diare dan muntah. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat membunuh seseorang karena dehidrasi dan keracunan darah yang sangat cepat.
Yang menjadi masalah di balik demam adalah gejala ini disebabkan oleh sejumlah infeksi. Jika malaria atau demam berdarah tidak terdeteksi untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan kematian. Bahkan demam virus yang umum dapat menyebabkan kematian jika ternyata brain fever (demam otak). Itu sebabnya, suhu tubuh perlu dikontrol ketika Anda mengalami demam tinggi.
Keracunan makanan dan diare menyebabkan kematian banyak bayi di negara berkembang. Keracunan makanan dapat menyebabkan muntah dan lemas, yang menyebabkan dehidrasi dan kematian mendadak.
Saat virus flu menyerang paru-paru Anda itu disebut influenza. Pada stadium akhir, paru-paru akan terisi dengan dahak dan air. Virus flu bermutasi setiap tahun dan jika obat yang ada tidak mampu menyembuhkannya, virus dapat menyebabkan kematian. Flu babi atau H1N1 adalah contoh klasik.
Penyakit ini sangat umum dan juga dapat menyebabkan kematian mendadak. Jika Anda menderita diabetes, maka lonjakan atau penurunan tingkat gula darah dapat menyebabkan kematian instan dalam kasus-kasus tertentu.
Penyakit kuning adalah penyakit hati di mana jumlah bilirubin dalam darah meningkat. Ini menghancurkan nafsu makan dan kekuatan pencernaan. Jika tidak terdeteksi dalam waktu lama, pasti bisa membunuh seseorang. Tetapi kematian akibat penyakit kuning tidak akan tiba-tiba, itu akan menjadi kematian yang lambat dan menyakitkan.
Typhoid adalah jenis demam yang terjadi karena minum air yang terkontaminasi. Dalam kasus typhoid, demam disertai dengan diare dan muntah. Jika tidak diobati, penyakit ini dapat membunuh seseorang karena dehidrasi dan keracunan darah yang sangat cepat.
(mer/vta)