Jakarta -
Pencabulan atau pelecehan seksual bisa terjadi di mana saja. Umumnya, perempuanlah yang menjadi korban. Nah, saat ini telah dikembangkan berbagai perangkat untuk menghindarkan diri dari pencabulan.
Pencabulan dapat menimbulkan gejala kecemasan dan depresi, kekhawatiran terhadap image tubuh hingga pola makan yang berantakan. Nah, berikut ini perangkat-perangkat anti pencabulan yang dirangkum detikHealth pada Rabu (19/6/2013) dari berbagai sumber:
1. Stoking Berbulu
Foto: Sina Weibo
|
Stoking umumnya akan membuat kaki pemakainya tampak mulus, apalagi jika warnanya sewarna kulit. Namun di China diproduksi kaus kaki berbulu yang membuat kaki pemakainya seperti kaki orangutan lantaran penuh bulu. Stoking ini dikenal pula sebagai stoking anti pencabulan.
Orang-orang yang berniat melakukan pencabulan di jalanan mungkin akan berpikir dua kali untuk mengganggu calon korbannya yang memiliki kaki demikian 'seram'.
2. Lingerie Anti Pemerkosaan
Foto: techindian.in
|
Dengan lingerie anti pemerkosaan karya mahasiswi India ini, pelaku pemerkosaan akan terkena setruman listrik dengan daya sebesar 3.800 kilovolt jika menyentuh korban. Lingerie ini juga didesain khusus untuk secara otomatis mengirimkan SMS kepada polisi atau keluarga korban, ketika serangan terjadi. Terdapat juga lokasi GPS yang bisa digunakan untuk melacak keberadaan korban.
3. Kondom Bergigi
Foto: CNN
|
Kondom anti perkosaan pernah dikembangkan di Afrika Selatan. Kondom tersebut mempunyai gigi sebagai perangkap bagi penjahat yang nekat memaksakan penetrasi.
Deretan gigi pada kondom yang dinamakan Rape-aXe ini akan melekat erat pada penis dan hanya bisa dilepaskan dengan bantuan dokter. Prosedur pelepasan itu baru dilakukan ketika aparat yang berwenang sudah datang untuk menangkap si penjahat.
4. Gelang Kejut
Foto: BBC
|
Manu Chopra, siswa di Delhi, India, mengklaim menciptakan alat yang dapat membantu wanita mencegah serangan pelecehan. Alat itu bentuknya seperti jam tangan dan dapat menyetrum orang yang mencoba menyerang.
Alat ini akan aktif bila denyut nadi korban meningkat. Alat yang diberi nama Feeble shock Manu ini juga memiliki kamera untuk merekam wajah penyerang.
5. Sepatu Anti Pelecehan Seksual
Foto: David/detikcom
|
Hibar Syahrul Gafur pelajar SMPN 1 Bogor meraih medali emas di International Exhibition of Young Inventors (IEYI) di Malaysia, berkat temuannya: sepatu anti pelecehan seksual. Prototipe sepatu ini berjenis wedges dengan warna putih.
Sepatu itu dilengkapi 2 tembaga di sol depan. Arus dari baterei 9 volt akan mengalir ke sirkuit, lalu di dalam komponen sirkuit tegangan dinaikan dan diubah menjadi arus listrik yang mencapai 450 volt. Jika ada yang berbuat jahat, segera setrum dengan sepatu ini.
Stoking umumnya akan membuat kaki pemakainya tampak mulus, apalagi jika warnanya sewarna kulit. Namun di China diproduksi kaus kaki berbulu yang membuat kaki pemakainya seperti kaki orangutan lantaran penuh bulu. Stoking ini dikenal pula sebagai stoking anti pencabulan.
Orang-orang yang berniat melakukan pencabulan di jalanan mungkin akan berpikir dua kali untuk mengganggu calon korbannya yang memiliki kaki demikian 'seram'.
Dengan lingerie anti pemerkosaan karya mahasiswi India ini, pelaku pemerkosaan akan terkena setruman listrik dengan daya sebesar 3.800 kilovolt jika menyentuh korban. Lingerie ini juga didesain khusus untuk secara otomatis mengirimkan SMS kepada polisi atau keluarga korban, ketika serangan terjadi. Terdapat juga lokasi GPS yang bisa digunakan untuk melacak keberadaan korban.
Kondom anti perkosaan pernah dikembangkan di Afrika Selatan. Kondom tersebut mempunyai gigi sebagai perangkap bagi penjahat yang nekat memaksakan penetrasi.
Deretan gigi pada kondom yang dinamakan Rape-aXe ini akan melekat erat pada penis dan hanya bisa dilepaskan dengan bantuan dokter. Prosedur pelepasan itu baru dilakukan ketika aparat yang berwenang sudah datang untuk menangkap si penjahat.
Manu Chopra, siswa di Delhi, India, mengklaim menciptakan alat yang dapat membantu wanita mencegah serangan pelecehan. Alat itu bentuknya seperti jam tangan dan dapat menyetrum orang yang mencoba menyerang.
Alat ini akan aktif bila denyut nadi korban meningkat. Alat yang diberi nama Feeble shock Manu ini juga memiliki kamera untuk merekam wajah penyerang.
Hibar Syahrul Gafur pelajar SMPN 1 Bogor meraih medali emas di International Exhibition of Young Inventors (IEYI) di Malaysia, berkat temuannya: sepatu anti pelecehan seksual. Prototipe sepatu ini berjenis wedges dengan warna putih.
Sepatu itu dilengkapi 2 tembaga di sol depan. Arus dari baterei 9 volt akan mengalir ke sirkuit, lalu di dalam komponen sirkuit tegangan dinaikan dan diubah menjadi arus listrik yang mencapai 450 volt. Jika ada yang berbuat jahat, segera setrum dengan sepatu ini.
(/up)