1. Nyeri Saat Pipis
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cara mengatasi:
Pipis bisa mengeluarkan zat yang menyebabkan iritasi. Namun jika rasa nyeri tidak hilang juga, atau punya riwayat melakukan seks bebas tanpa pelindung dalam 3 hari terakhir, kemungkinan penyebab infeksinya adalah jamur chlamydia atau bisa juga kencing nanah alias gonorrhea. Periksakan ke dokter agar diberi antibiotik.
2. Susah Ereksi
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cara mengatasi:
Antidepresan dan obat hipertensi adalah penyebab yang paling umum. Konsultasikan pada dokter untuk mendapat penggantinya.
3. Selalu Ereksi
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cara mengatasi:
Segera bawa ke rumah sakit untuk meredakan ereksi yang menyiksa. Membiarkannya berlarut-larut bisa memicu kerusakan jaringan dan masalah disfungsi ereksi.
4. Ruam di Penis
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cara mengatasinya:
Tergantung penyebabnya. Jika punya riwayat seks bebas tanpa pelindung, periksakan diri segera. Bila alergi terhadap sabun, pilih yang tidak banyak mengandung detergen.
5. Penis Berbintik
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cara mengatasi:
Jika bintik itu disertai nyeri selama 2 pekan dan pernah ada riwayat seks bebas tanpa pelindung, hubungi dokter untuk periksa. Jika karena rambut kemaluan tumbuh ke dalam, kompres dengan air hangat 2 kali sehari selama 30 detik.
6. Penis Berdarah
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Cara mengatasi:
Jika hanya cairan sperma yang mengandung bercak, tidak perlu khawatir. Tapi jika disertai nyeri ejakulasi dan keluar darah saat kencing, maka perlu diwaspadai risiko infeksi maupun kanker. Segeralah periksa.
Halaman 2 dari 7











































