1. Robert Wadlow - 8 ft 11 in (2 m 72cm)
|
Robert Wadlow (Foto: topmasterinhealthcare)
|
Pada saat ia berusia delapan tahun, dia sudah memiliki tinggi 6 kaki 2 inci atau 1,8 meter dan 5 cm dengan berat badan 77 kg. Sayangnya, Robert menderita sejumlah penyakit karena kondisinya yang tidak biasa. Dia mengalami kesulitan bergerak karena tulang rapuh dan perlu memakai penyangga kaki menjelang akhir hidupnya. Robert meninggal pada 15 Juli 1940 di usia 22 tahun.
2. John Rogan - 8 ft 9 in (2 m 67 cm)
|
John Rogan (Foto: topmasterinhealthcare)
|
Namun, ukuran tinggi badan yang tidak normal ini menyebabkan John menderita ankilosis parah, sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi kaku karena peradangan. Karena kesulitan ini dirinya pun tak dapat bekerja sehingga untuk mencukupi kehidupannya ia menjual foto dan kartu pos bergambar dirinya di stasiun lokal di kotanya. John meninggal pada tahun 1905.
3. John. F. Carroll - 8 ft 7.5 in (2 m 63 cm)
|
John. F. Carroll (Foto: topmasterinhealthcare)
|
Raksasa dari Amerika ini juga mengalami gangguan pada tulangnya. Dirinya menderita gigantisme acromegalic selama hidupnya yang singkat, terutama pada tulang belakangnya yang memiliki kelengkungan sangat buruk. Pada tahun 1968, tepat sebelum kematiannya, John F. Carroll kembali diukur pada 7 kaki 8,75 inci (2 m 20 cm) tetapi jika kelengkungan tulang belakangnya dikoreksi maka ia sebenarnya diperkirakan memiliki ukuran di bawah 9 kaki atau 2,8 meter.
4. Vaino Myllyrinne - 8 ft 3 in (2 m 51 cm)
|
Vaino Myllyrinne (Foto: topmasterinhealthcare)
|
Selain itu, Vaino juga telah dikonfirmasi sebagai manusia tertinggi yang hidup di dunia dari tahun 1940. Tangannya juga luar biasa lebarnya, dengan ukuran 15,7 inci atau 38 cm dan merupakan jengkal terbesar yang tercatat dalam sejarah.
5. Edouard Beaupre - 8 ft 3 in (2 m 51 cm)
|
Edouard Beaupre (Foto: topmasterinhealthcare)
|
Prestasinya sebagai pria yang kuat juga termasuk dalam aksinya mengangkat kuda yang berat dan bergulat melawan salah satu orang terkuat di dunia, Louis Cyr. Terkadang Edouard sendiri menderita atas aksi-aksi yang ia lakukan, ia pernah mengalami patah kaki saat mengangkat beban sebesar 408 kg. Di akhir hidupnya Edouard menderita TBC dan dokter menemukan dirinya mengalami tumor kelenjar hipofisi. Ia meninggal pada 3 Juli 1904.
6. Sultan Kosen - 8 ft 3 in (2 m 51 cm)
|
Sultan Kosen (Foto: topmasterinhealthcare)
|
Pada tahun 2010, karena tumor telah terkubur begitu jauh di dalam otak Sultan, dokter di University of Virginia menggunakan teknik 'pisau gamma' yang menggunakan fokus sinar radiasi untuk menghentikan pertumbuhan. Pada 2012, telah ditegaskan bahwa akhirnya ia telah berhenti bertumbuh.
7. Bernard Coyne - 8 ft 2 in (2 m 49 cm)
|
Bernard Coyne (Foto: top master in healthcare)
|
Pada usia 21 tahun Bernard telah memiliki tinggi 2,4 m dan saat ia tutup usia pada usia 23 tahun ukuran tubuhnya telah mencapai 2 m 5 cm. Dokter mengatakan ukuran itu masih dapat berkembang jika ia masih hidup. Penyebab resmi kematian Bernard Coyne adalah pengerasan hati dan demam kelenjar.
8. Vikas Uppal - 8 ft 3 in (2 m 51 cm)
|
Vikas Uppal (Foto: top master in healthcare)
|
Namun tragisnya, Viki akhirnya meninggal di meja operasi pada tanggal 30 Juni 2007, ketika dokter gagal untuk mengangkat tumor dari otaknya.
9. Doen Koehler - 8 ft 2 in (2 m 49 cm)
|
Doen Koehler (Foto: top master in healthcare)
|
Doen sering mengalami ketidaknyamanan saat dirinya masih hidup seperti harus menggabungkan 2 double bed ketika ia tinggal di hotel. Ia pun cukup sulit menemukan langit-langit yang cukup tinggi tanpa lampu gantung. Menjelang akhir hidupnya, Den menderita kyphosis. Dia meninggal di Chicago pada usia 55 tahun dengan ukuran tubuh yang menyusut hingga 7 kaki 10 inci (2 m 25 cm).
10. Brahim Takioullah - 8 ft 1 in (2 m 46 cm)
|
Brahim Takioullah (Foto: top master in healthcare)
|
Takioullah lahir di Maroko pada tahun 1982, dan ukuran tubuhnya adalah hasil dari tumor yang mempengaruhi kelenjar hipofisis. Kondisi tersebut menyebabkan banyak masalah baginya seperti tidak bisa berdiri tegak di rumahnya, kesulitan menggunakan mobil dan juga taksi. Dia juga perlu memakai sepatu khusus yang dirancang oleh ahli penyakit kaki ortopedi untuk mendukung berat badannya.
Halaman 2 dari 11











































