"Tidak masalah mau minum susu saat sahur. Tergantung apakah orang tersebut punya alergi laktosa atau tidak. Jika ya, misalnya setiap minum susu selalu diare, kembung, ya baiknya jangan minum susu saat sahur," tutur Dr. Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, spesialis gizi, saat ditemui detikHealth dalam acara buka puasa bersama di Kantor Ikatan Dokter Indonesia, Jl G.S.S.Y Ratulangi, Jakarta, dan ditulis pada Minggu (14/7/2013).
Menurutnya, Jika memang selama orang tersebut tidak mengalami gangguan pencernaan apapun setelah minum susu. Maka saat sahur pun tidak masalah dikonsumsi sebagai asupan tambahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr Tirta menambahkan maksudnya jangan memandang susu secara berlebihan yaitu anggap saja susu sapi merupakan sumber protein yang sama seperti lainnya. Susu juga merupakan sumber protein asam amino yang sangat baik, seperti halnya telur.
Jika Anda tidak mau mengonsumsi telur, maka Anda masih bisa mendapatkan protein dari susu, begitu juga sebaliknya.
Selain susu, minuman yang sering dikonsumsi saat sahur antara lain teh dan kopi. Untuk kedua jenis minuman ini, Dr Tirta memang tidak menyarankan untuk diminum saat sahur. Mengapa demikian?
"Teh dan kopi dapat memancing tubuh, khususnya ginjal, untuk mengeluarkan urin terus-menerus. Jadi pasti jadi sering pipis. Saat berpuasa tentu berpengaruh dan bisa membuat dehidrasi," ungkap Dr Tirta.
(vit/vit)











































