1. Anne Higgs
|
|
Anne memiliki kabel listrik yang keluar dari perutnya. Ibarat ponsel, jantungnya harus di-charge setiap malam. Sebelum tidur ia akan mematikan lampu di samping ranjangnya, mencium sang suami dan men-charge diri sendiri.
2. Troy Golden
|
|
Lamanya menanti donor jantung, membuat dokter harus berpikir cepat untuk menyelamatkan jantung Troy yang bermasalah. Pria asal Oklahama AS tersebut dilahirkan dengan kelainan jantung yang disebut sindrom Marfan.
3. Blair Fulton
|
|
Berlin Heart adalah jantung buatan yang terdiri dari driving unit, selang udara dan pompa bilik. Ruang pemompaan berada di luar tubuh. Udara dipompa dari driving unit ke ruang pemompaan. Darah ditarik dari tubuh ke dalam kamar, lalu didorong kembali ke jantung dan putaran tubuh. Tabung dari Berlin Heart masuk ke tubuh, mem-bypass organ, dan melakukan pekerjaan jantung.
4. Matthew Green
|
|
Berbeda dengan jantung buatan pada umumnya yang hanya bekerja menggantikan bagian tertentu, TAH benar-benar menggantikan fungsi jantung secara keseluruhan. Sebuah pompa kecil yang berfungsi sebagai jantungnya berada di luar tubuh, berbentuk ransel kecil yang isinya baterai khusus sebagai penggeraknya.
5. Jakub Halik
|
|
Jantung Halik diangkat pada bulan April 2012 setelah ditemukan sebuah tumor agresif yang tumbuh pesat di dalam organnya itu.
6. Chris Marshall
|
|
Agar tetap berdenyut, jantung Chris harus membutuhkan sumber daya yang berasal dari baterai kecil di pinggangnya. Sayangnya, kapasitasnya hanya mampu memasok daya selama 4 jam dan harus di-recharge seperti baterai ponsel agar tetap bisa digunakan. Dalam kondisi darurat, ia sering kesulitan mencai colokan listrik. Hingga suatu saat, ia berhasil memodifikasi baterai agar bisa diisi ulang kapan saja melalui pemantik rokok di mobilnya.
Halaman 2 dari 7











































