Ini Dia Jenis-jenis Tendinitis dan Gejalanya

Ini Dia Jenis-jenis Tendinitis dan Gejalanya

- detikHealth
Rabu, 24 Jul 2013 18:02 WIB
Ini Dia Jenis-jenis Tendinitis dan Gejalanya
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Saat bangun dari tidur pernahkah Anda mengalami rasa sakit luar biasa pada bagian telapak kaki Anda? Rasanya panas dan seperti ditusuk-tusuk. Hmmm bisa jadi itu adalah gejala gangguan tendinitis.

Tendinitis atau tendonitis yang merupakan salah satu jenis penyakit tendon memang terkesan tidak berbahaya. Tetapi, tendinitis yang tidak segera diatasi bisa berujung pada kerusakan tendon dan jika kondisinya serius membutuhkan penanganan lebih lanjut berupa pembedahan.

Kejadian-kejadian ini kebanyakan terjadi pada kaki dan dialami oleh mereka yang hobi berolahraga ataupun atlet. Tetapi, ada juga peradangan yang terjadi pada ibu rumah tangga dan biasanya terjadi pada telapak tangan atau bagian siku lengan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Laura Djuriantina, Sp. KFR Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Pondok Indah Pondok Indah menjelaskan bahwa terdapat 4 jenis. "Ada Achilles tendinitis, Suprastinatus tendinitis, Tennis/Golfer's elbow (lateral epicondylitis), dan Patellar tendinitis," katanya.

Hal ini dikatakannya dalam acara media briefing yang diadakan oleh Rumah Sakit Pondok Indah Pondok Indah dengan tema Atasi Tendinitis dengan Terapi Gelombang Kejut Radial Shock Wave Therapy (RSWT). Acara ini bertempat di Bromo Room Grand Hyatt Hotel, Thamrin, Jakarta yang ditulis pada Rabu, (24/7/2013).

Nah, Achilles tendinitis sendiri merupakan cedera olahraga umum yang mengenai tendon Achilles yang berada diantara tumit dan otot betis. Sedangkan, Suprastinatus tendinitis merupakan peradangan tendon yang terjadi di bagian atas sendi bahu yang menimbulkan rasa nyeri ketika lengan digerakkan.

"Terutama ketika digerakkan ke atas. Bahkan pada beberapa penderita akan merasa sakit ketika berbaring," tambah Laura.

Kemudian, seperti namanya Tennis/Golfer's elbow (lateral epicondylitis) ini adalah peradangan yang menimbulkan nyeri pada bagian tengah siku yang umumnya di derita pegolf dan petenis. Rasa nyerinya semakin akut ketika mencoba untuk mengangkat beban dan terkadang menjalar hingga ke pergelangan tangan.

Yang terakhir adalah Patellar tendinitis yaitu cedera yang memengaruhi otot yang menghubungkan tempurung (patella) dengan tulang kering. Ini bisa terjadi akibat stres berulang pada tendon lutut yang dapat menyebabkan sobekan atau peradangan tendon. Inilah yang paling banyak dialami oleh atlet yang banyak menggunakan gerakan meloncat, berlari, atau menendang.

Pada awalnya tendinitis akan menunjukkan gejala seperti panas, bengkak dan merah, hingga gangguan fungsi. Jika rasa sakit sudah dirasakan selama lebih dari 1 bulan berarti sudah memasuki masa kronik dan pada masa kronik bagian yang sakit akan sangat terbatas penggunaannya. Dan jika dilihat pada hasil MRI akan terdapat bagian putih seperti tulang tumbuh di celah tendon.

Selain itu, ada juga Plantar Faciitis yaitu jaringan semacam pita (ligamen) yang menghubungkan tulang tumit ke tulang jari kaki yang menyangga lengkung kaki. Jika Plantar Fascia terlalu sering teregang, akan menjadi lemah, membengkak, dan meradang. Ini akan menyebabkan tumit atau telapak kaki nyeri saat berdiri atau berjalan.

Hal ini biasanya menyerang mereka yang berusia paruh baya, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada orang yang lebih muda yang memiliki banyak aktivitas menggunakan kaki. "Oleh sebab itu usahakan untuk menggunakan alas kaki dengan kontur yang tepat untuk menghindari terjadinya Plantar Faciitis," tutup Laura.

(vit/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads