Empeng Khusus Dewasa Ini Bisa Cegah Pingsan Saat Pusing

Empeng Khusus Dewasa Ini Bisa Cegah Pingsan Saat Pusing

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 13 Agu 2013 11:34 WIB
Empeng Khusus Dewasa Ini Bisa Cegah Pingsan Saat Pusing
dok: Dailymail
Jakarta -

Jatuh karena pingsang bisa berakibat fatal pada orang lanjut usia maupun orang dewasa pada umumnya. Agat tak mudah jatuh pingsan, para ilmuwan telah mengembangkan empeng khusus orang dewasa untuk 'dikenyot' saat mulai terasa pusing.

Alat ini berbentuk seperti empeng untuk anak-anak, terdiri dari tabung tunggal untuk bernapas. Di dalamnya tedapat filter khusus untuk membatasi jumlah udara yang keluar dari mulut, sehingga mulut terdorong untuk mengisap udara lebih kuat ke dalam paru-paru.

Meski terdengar tidak masuk akal, diyakini hisapan yang lebih kuat akan membuat paru-paru bekerja lebih berat. Sinyal yang lebih kuat akan dikirim oleh paru-paru dalam rangka mencari oksigen, sehingga darah akan terangsang untuk mengalir lebih banyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengujian awal menunjukkan bahwa empeng khusus ini bisa meningkatkan tekanan darah hingga 50 persen. Hasilnya, darah yang dipompa ke otak meningkat dan rasa pusing yang menyebabkan seseorang bisa jatuh pingsan akan teratasi seketika itu juga.

"Alat ini memberikan cara sederhana untuk meningkatkan aliran darah ke jantung dan bisa meredakan gejala tekanan darah rendah," kata Dr Christopher Morley, konsultan kardiologi dari Blackout Service saat mengomentari alat ini seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (13/8/2013).

Jatuh pingsan sering terjadi saat seseorang berdiri dari posisi duduk, akibat berkurangnya tekanan darah secara mendadak. Dalam bahasa medis, kondisi ini disebut juga dengan istilah postural hypotension dan sering sekali dialami orang-orang lanjut usia.

Normalnya, sensor tekanan darah akan segera menyesuaikan kondisi tersebut sehingga tidak akan terasa pusing. Namun dalam kondisi tertentu, sensor ini tidak berfungsi, antara lain pada lansia, ,mereka yang mengalami dehidrasi, beberapa jenis gangguan jantung, serta diabetes.

(up/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads