1. Malcolm Myatt, Tak Bisa Bersedih
|
(Foto: mirror)
|
Menurut The Stroke Association, banyak perubahan psikologis yang terjadi setelah stroke tergantung pada bagian mana dari otak yang terpengaruh, serta tingkat kerusakannya.
2. Chris Birch, Berubah Jadi Gay
|
(Foto: Telegraph)
|
Pria 26 tahun ini mencoba mengesankan teman-temannya dengan backflip, tapi lehernya malah patah dan menderita stroke. Ketika terbangun, ia mengalami perubahan kepribadian yang drastis, termasuk lebih tertarik dengan pria. Birch memutuskan pertunangan dan menemukan pacar seorang pria. Dia juga meninggalkan pekerjaannya di bank untuk berlatih sebagai penata rambut.
3. Alun Morgan, Bicara Bahasa Asing
|
(Foto: Huffingtonpost)
|
Dokter percaya bahwa pengalaman Morgan disebabkan oleh gangguan otak yang disebut afasia, yang menyebabkan kerusakan pada bagian otak yang mengatur penggunaan bahasa Inggris.
4. Linda Walker, Berubah Aksen Bicara
|
(Foto: dailymail)
|
Mantan administrator universitas ini membenci apa yang telah terjadi padanya dan sekarang merasa seperti orang yang berbeda. "Adik iparku mengatakan aku terdengar seperti orang Italia, kakakku mengatakan aku terdengar seperti Slovakia dan orang lain bilang aku terdengar seperti orang Prancis, Kanada, dan lainnya. Yang terbaru aku terdengar seperti orang Jamaika, aku hanya tidak tahu bagaimana menjelaskannya," ujarnya.
5. Ken Walters, Jadi Digital Artist
|
(Foto: theguardian)
|
Namun serangan stroke di tahun 2005 justru seakan memberinya 'hadiah' tak terduga. Setelah pendarahan otak, ia mengaku memiliki kemampuan artistik dan merasa lebih kreatif. Walters mulai mengembangkan seni digital, yang membuatnya mampu memulai perusahaan perangkat lunak sendiri dan pekerjaan yang menguntungkan dengan EA games pada usia 51 tahun.
Halaman 2 dari 6











































