Rapunzel di Dunia Nyata, Orang-orang dengan Rambut Terpanjang Sejagat (1)

Rapunzel di Dunia Nyata, Orang-orang dengan Rambut Terpanjang Sejagat (1)

- detikHealth
Kamis, 12 Sep 2013 13:29 WIB
Rapunzel di Dunia Nyata, Orang-orang dengan Rambut Terpanjang Sejagat (1)
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

1. Asha Mandela

(Foto: oddee)
Asha Zulu Mandela (50 tahun) mulai memanjangkan rambut gimbalnya sejak 25 tahun yang lalu, setelah pindah dari Trinidad Tobago ke New York. Kini ia dikenal sebagai 'Rapunzel Hitam' dan memegang rekor sebagai pemilik rambut gimbal terpanjang di dunia, yakni mencapai 16 meter.

Dengan berat gimbal mencapai 19 kg, dokter mengatakan bahwa rambut gimbalnya telah mempengaruhi bentuk tulang leher dan punggung, yang dikhawatirkan bisa membuatnya lumpuh. Namun Mandela sama sekali tak ingin memangkasnya.

2. Dai Yue Qin

(Foto: oddee)
Dai Yue Qin atau lebih dikenal sebagai Miss Dyq, adalah ratu rambut panjang di China dan pemegang Guinness World Record 2013 untuk rambut terpanjang. Lahir pada bulan April 1964 di Tong Xiang di provinsi Zhejiang, China Selatan, dia mulai memanjangkan rambutnya sejak berusia sekitar 14 tahun.

Dibutuhkan sekitar satu sampai dua jam untuk menyisir rambutnya yang mencapai 4,2 meter (hampir 14 kaki). Ia butuh waktu lima sampai enam jam setiap dua minggu untuk keramas dan membuat rambutnya berkilau.

3. Seven Sutherland Sisters

(Foto: oddee)
Pada akhir abad ke-19, muncul tujuh wanita asal New York yang dielu-elukan sebagai 'model selebriti pertama di Amerika' dan dikenal dengan sebutan The Seven Sutherland Sisters. Ketujuh gadis ini memiliki rambut panjang, bahkan jika diakumulasi panjang rambut ketujuh bersaudara ini bisa mencapai 37 kaki atau 11,3.

The Seven Sutherland Sisters terdiri dari Sarah, Victoria, Isabella, Grace, Naomi, Dora, dan Mary Sutherland. Mereka merupakan salah satu artis 'paling seksi' di Amerika dan sukses mendongkrak penjualan sebuah produk tonik penumbuh rambut 'ajaib' hingga meraup keuntungan mencapai lebih dari tiga juta dollar AS.

4. Natasha Moraes De Andrade

(Foto: oddee)
Gasia 12 tahun asal Brasil, Natasha Moraes De Andrade, memiliki rambut dengan panjang mencapai 1,57 m. Bagi Natasha, yang tinggal di sebuah kota kumuh di Rio de Janeiro, memiliki rambut panjang membuat hidupnya menjadi sedikit tidak nyaman

Dengan tinggi badan 1,6 m, yang berarti hanya 3 cm lebih tinggi dari rambutnya, ia kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dia harus menghabiskan waktu hingga 1,5 jam setiap hari untuk menyisir rambut, juga merasa lebih mudah dengan panas karena rumahnya yang minim ventilasi. Belum lagi biaya untuk membeli sampo yang lebih dari US$ 600 (Rp 6,9 juta) per tahun. Baru-baru ini, Natasha akhirnya memutuskan untuk masuk ke salon dan memotong rambutnya. Ini adalah awal dari kehidupan baru.

5. Keluarga Terelynn Russel

(Foto: oddee)
Tiga gadis cilik ini telah mengikuti jejak ibunya dengan membiarkan rambutnya tumbuh begitu lama sehingga hampir menyentuh tanah. Terelynn Russel, yang tinggal di Morris, Illinois bersama suami dan anak-anak, memiliki rambut yang hampir mencapai 1,8 meter.

Sekarang, anak-anaknya pun mengikuti langkah tersebut. Russel secara reguler memperoleh gelar juara di Longest Pony Tail Competitions yang diadakan secara tahunan. Kini anak-anaknya pun mengikuti teladannya.

Halaman 2 dari 6
Asha Zulu Mandela (50 tahun) mulai memanjangkan rambut gimbalnya sejak 25 tahun yang lalu, setelah pindah dari Trinidad Tobago ke New York. Kini ia dikenal sebagai 'Rapunzel Hitam' dan memegang rekor sebagai pemilik rambut gimbal terpanjang di dunia, yakni mencapai 16 meter.

Dengan berat gimbal mencapai 19 kg, dokter mengatakan bahwa rambut gimbalnya telah mempengaruhi bentuk tulang leher dan punggung, yang dikhawatirkan bisa membuatnya lumpuh. Namun Mandela sama sekali tak ingin memangkasnya.

Dai Yue Qin atau lebih dikenal sebagai Miss Dyq, adalah ratu rambut panjang di China dan pemegang Guinness World Record 2013 untuk rambut terpanjang. Lahir pada bulan April 1964 di Tong Xiang di provinsi Zhejiang, China Selatan, dia mulai memanjangkan rambutnya sejak berusia sekitar 14 tahun.

Dibutuhkan sekitar satu sampai dua jam untuk menyisir rambutnya yang mencapai 4,2 meter (hampir 14 kaki). Ia butuh waktu lima sampai enam jam setiap dua minggu untuk keramas dan membuat rambutnya berkilau.

Pada akhir abad ke-19, muncul tujuh wanita asal New York yang dielu-elukan sebagai 'model selebriti pertama di Amerika' dan dikenal dengan sebutan The Seven Sutherland Sisters. Ketujuh gadis ini memiliki rambut panjang, bahkan jika diakumulasi panjang rambut ketujuh bersaudara ini bisa mencapai 37 kaki atau 11,3.

The Seven Sutherland Sisters terdiri dari Sarah, Victoria, Isabella, Grace, Naomi, Dora, dan Mary Sutherland. Mereka merupakan salah satu artis 'paling seksi' di Amerika dan sukses mendongkrak penjualan sebuah produk tonik penumbuh rambut 'ajaib' hingga meraup keuntungan mencapai lebih dari tiga juta dollar AS.

Gasia 12 tahun asal Brasil, Natasha Moraes De Andrade, memiliki rambut dengan panjang mencapai 1,57 m. Bagi Natasha, yang tinggal di sebuah kota kumuh di Rio de Janeiro, memiliki rambut panjang membuat hidupnya menjadi sedikit tidak nyaman

Dengan tinggi badan 1,6 m, yang berarti hanya 3 cm lebih tinggi dari rambutnya, ia kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dia harus menghabiskan waktu hingga 1,5 jam setiap hari untuk menyisir rambut, juga merasa lebih mudah dengan panas karena rumahnya yang minim ventilasi. Belum lagi biaya untuk membeli sampo yang lebih dari US$ 600 (Rp 6,9 juta) per tahun. Baru-baru ini, Natasha akhirnya memutuskan untuk masuk ke salon dan memotong rambutnya. Ini adalah awal dari kehidupan baru.

Tiga gadis cilik ini telah mengikuti jejak ibunya dengan membiarkan rambutnya tumbuh begitu lama sehingga hampir menyentuh tanah. Terelynn Russel, yang tinggal di Morris, Illinois bersama suami dan anak-anak, memiliki rambut yang hampir mencapai 1,8 meter.

Sekarang, anak-anaknya pun mengikuti langkah tersebut. Russel secara reguler memperoleh gelar juara di Longest Pony Tail Competitions yang diadakan secara tahunan. Kini anak-anaknya pun mengikuti teladannya.

(mer/vta)

Berita Terkait