Hai Pria, Sayangi Mr P Anda dengan 7 Langkah Ini

Hai Pria, Sayangi Mr P Anda dengan 7 Langkah Ini

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 04 Okt 2013 11:29 WIB
Hai Pria, Sayangi Mr P Anda dengan 7 Langkah Ini
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Bagi pria, penis menjadi salah satu 'aset' pentingnya. Jika terjadi sesuatu atau kesehatan Mr P terganggu, dapat dipastikan masa depan, terutama kehidupan seksual kaum adam, pun akan terancam. Oleh karena itu, penting bagi pria untuk selalu memperhatikan kesehatan Mr P-nya.

Dirangkum detikHealth, Jumat (4/10/2013), berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan para pria untuk menyayangi Mr P-nya agar kesehatan organ vitalnya tetap terjaga:

1. Basuh Penis dengan Air Hangat

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Setiap mandi, basuhlah penis menggunakan air hangat. Jangan lupa untuk membersihkan bagian bawah kulup. Hal ini dilakukan agar megma (pelumas alami yang bisa membuat penis lembab) tidak menumpuk dan menyebabkan pertumbuhan bakteri. Jika banyak bakteri di daerah kulup, akan mengakibatkan balanitis yaitu kemerahan dan pembengkakan di kepala penis.

2. Bersihkan Pangkal dan Kantung Testis

Pangkal penis dan kantung testis adalah tempat di mana keringat dan rambut kemaluan bergabung dan bisa menghasilkan bau yang tidak sedap. Jangan lupa selalu bersihkan bagian ini saat membasuh penis dengan air hangat ketika mandi. Jika ingin menggunakan sabun, pilihlah sabun yang tidak wangi untuk mengurangi risiko iritasi.

3. Jangan Merokok

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Rokok bisa merusak penis dengan dua cara. Pertama, melalui vasospastic, yaitu mengejangnya arteri di penis sehingga suplai darah berkurang. Merokok juga menyebabkan pengerasan arteri. Perubahan fisiologis ini mengakibatkan arteri penis menyempit dan tersumbat hingga terjadi kerusakan permanen pada mekanisme ereksi.

4. Rutin Periksa Skrotum

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Hal ini berguna untuk memperhatikan setiap perubahan pada skrotum untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker testis yang sering dialami laki-laki, terutama yang berusia muda. Perhatikan jika ada benjolan pada skrotum, maka segeralah konsultasi ke dokter.

5. Mencukur Rambut Kemaluan

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Sebaiknya jangan gunakan gunting untuk mencukur karena dengan menarik rambut kemaluan akan meningkatkan risiko iritasi dan luka. Basahi penis terlebih dulu dengan air hangat, jika perlu oleskan krim atau gel cukur. Mulailah mencukur sesuai dengan arah pertumbuhan rambut, baru setelah itu lanjutkan mencukur dengan arah berlawanan.

6. Tidur Cukup

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Ereksi yang dialami pria di malam hari bisa mengisi ulang energi di penis, salah satunya dengan meningkatkan oksigen dalam darah. "Ereksi yang lebih di malam hari membuat jaringan ereksi lebih fleksibel dan itu membantu mempertahankan ereksi," kata Dr Irwin Goldstein, Managing Director San Diego Sexual Medicine Center di Alvarado Hospital, California.

7. Ganti Pakaian DalamDua Kali Sehari

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Gantilah pakaian dalam setidaknya dua kali sehari untuk menghindari perkembangbiakan bakteri di daerah vital Anda. Setelah beraktifitas seharian, saat di rumah, bisa juga Anda mengganti pakaian dalam dengan boxer untuk memberi waktu 'bernapas' bagi Mr P.
Halaman 2 dari 8
Setiap mandi, basuhlah penis menggunakan air hangat. Jangan lupa untuk membersihkan bagian bawah kulup. Hal ini dilakukan agar megma (pelumas alami yang bisa membuat penis lembab) tidak menumpuk dan menyebabkan pertumbuhan bakteri. Jika banyak bakteri di daerah kulup, akan mengakibatkan balanitis yaitu kemerahan dan pembengkakan di kepala penis.

Pangkal penis dan kantung testis adalah tempat di mana keringat dan rambut kemaluan bergabung dan bisa menghasilkan bau yang tidak sedap. Jangan lupa selalu bersihkan bagian ini saat membasuh penis dengan air hangat ketika mandi. Jika ingin menggunakan sabun, pilihlah sabun yang tidak wangi untuk mengurangi risiko iritasi.

Rokok bisa merusak penis dengan dua cara. Pertama, melalui vasospastic, yaitu mengejangnya arteri di penis sehingga suplai darah berkurang. Merokok juga menyebabkan pengerasan arteri. Perubahan fisiologis ini mengakibatkan arteri penis menyempit dan tersumbat hingga terjadi kerusakan permanen pada mekanisme ereksi.

Hal ini berguna untuk memperhatikan setiap perubahan pada skrotum untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker testis yang sering dialami laki-laki, terutama yang berusia muda. Perhatikan jika ada benjolan pada skrotum, maka segeralah konsultasi ke dokter.

Sebaiknya jangan gunakan gunting untuk mencukur karena dengan menarik rambut kemaluan akan meningkatkan risiko iritasi dan luka. Basahi penis terlebih dulu dengan air hangat, jika perlu oleskan krim atau gel cukur. Mulailah mencukur sesuai dengan arah pertumbuhan rambut, baru setelah itu lanjutkan mencukur dengan arah berlawanan.

Ereksi yang dialami pria di malam hari bisa mengisi ulang energi di penis, salah satunya dengan meningkatkan oksigen dalam darah. "Ereksi yang lebih di malam hari membuat jaringan ereksi lebih fleksibel dan itu membantu mempertahankan ereksi," kata Dr Irwin Goldstein, Managing Director San Diego Sexual Medicine Center di Alvarado Hospital, California.

Gantilah pakaian dalam setidaknya dua kali sehari untuk menghindari perkembangbiakan bakteri di daerah vital Anda. Setelah beraktifitas seharian, saat di rumah, bisa juga Anda mengganti pakaian dalam dengan boxer untuk memberi waktu 'bernapas' bagi Mr P.

(/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads