Merasa Payudara dan Pahanya Diraba-raba, Gadis 19 Tahun Laporkan Dokternya

Merasa Payudara dan Pahanya Diraba-raba, Gadis 19 Tahun Laporkan Dokternya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 11 Okt 2013 13:16 WIB
Merasa Payudara dan Pahanya Diraba-raba, Gadis 19 Tahun Laporkan Dokternya
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Inggris - Menjalankan tugasnya sebagai tenaga medis, dokter perlu melakukan berbagai pemeriksaan guna membuat sebuah diagnosis. Namun seringkali pemeriksaan ini menjadi tabu dan dianggap 'merisihkan', apalagi jika pasien dan dokter memiliki jenis kelamin yang berbeda.

Dilansir Mirror, Jumat (11/10/2013), seorang remaja berusia 19 tahun melaporkan bahwa Dr Kamal Abusin (54) telah melakukan pelecehan seksual padanya. Gadis ini menceritakan bahwa ia pergi ke South Wales Hospital dengan keluhan nyeri di perut, namun Dr Kamal justru 'memeriksa' bagian tubuhnya yang lain.

Sang gadis mengungkapkan, saat keduanya sedang berada di dalam ruang periksa, Dr Kamal sempat memuji bahwa ia memiliki postur tubuh yang sangat bagus. Setelah itu Dr Kamal memintanya untuk menyingkap rambutnya. Kemudian ia menceritakan bahwa Dr Kamal meraba payudaranya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak hanya itu, dia kemudian melanjutkan membelai paha saya melalui legging yang saya kenakan dan menyelipkan tangannya di bawah celana dalam saya. Ketika Anda berada di sebuah ruangan bersama dengan seseorang yang memiliki otoritas atas Anda, maka Anda pasti akan menaruh kepercayaan pada mereka," ungkap sang gadis kepada Cardiff Crown Court.

Jaksa dalam pengadilan tersebut, Janet McDonald, mengatakan bahwa profesi medis dan siapa pun yang terlibat di dalamnya memiliki kepercayaan besar dari masyarakat dan mereka tidak mengharapkan adanya kejadian semacam ini kepada pasien.

Sang gadis menambahkan bahwa saat Dr Kamal menyingkap rambutnya, ia menyadari bahwa Dr Kamal bukanlah dokter yang ia harapkan bisa menyembuhkannya. Kekasihnya yang berada di ruang tunggu saat itu juga memberikan kesaksian dalam ruang pengadilan.

"Saat keluar dari ruang konsultasi, dia selalu menatap lantai dan saat itulah saya tahu ada sesuatu yang salah dengan dirinya. Saya kemudian bertanya apa yang dikatakan oleh dokter, dia justru menangis dan saya tidak bisa menenangkannya. Akhirnya dia mengatakan kepada saya bahwa dokter itu benar-benar berlaku tidak pantas," ujar remaja yang juga berusia 19 tahun tersebut.

Sementara itu, dilansir Wales Online, Jumat (11/10/2013), Dr Kamal yang berasal dari London, Inggris, menyangkal semua tuduhan pelecehan seksual yang diberikan padanya. Dr Kamal yang telah menikah selama 27 tahun dan memiliki tiga orang anak ini juga menambahkan bahwa ini merupakan serangan baginya selama menjadi dokter.

"Saya cukup cerdas untuk tidak melakukan hal semacam itu. Ini sama sekali tidak benar," tegasnya.

(ajg/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads