Ya Ampun, Ibu Ini Tega Bakar Penis dan Puting Putranya Sendiri

Ya Ampun, Ibu Ini Tega Bakar Penis dan Puting Putranya Sendiri

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 22 Okt 2013 11:30 WIB
Ya Ampun, Ibu Ini Tega Bakar Penis dan Puting Putranya Sendiri
Christine Gelineau (dok.Daily Mail)
New Hampshire, AS - Seorang ibu seyogyanya bisa menyayangi anaknya dengan sepenuh hati. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Christine Gelineau (53). Entah apa yang ada di pikirannya, wanita ini tega membakar penis dan puting putranya sendiri menggunakan korek api.

Putra Gelineau yang saat ini berusia 19 tahun dipaksa berbohong untuk mengatakan bahwa luka yang dialaminya akibat perbuatannya sendiri. Saat menyiksa putranya, Gelineau dibantu oleh dua tersangka lain. Pada permohonannya di persidangan di Merrimack County Superior Court, New Hampshire, AS, anak itu menguraikan secara detail bagaimana ia disiksa secara brutal oleh sang ibu.

"Mantan ibuku yang terhormat, apa yang kau lakukan padaku tidak termaafkan. Ibu sudah menyiksaku, membiarkanku kelaparan, hampir mencincang penisku, tidak membolehkan aku pakai baju dan mandi, serta hampir membunuhku dengan menyuruhku minum tiga antidepresan sehari," kata anak yang tidak disebutkan namanya itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang aku tahu Anda adalah seorang penjahat yang hanya ingin aku mati sehingga Anda bisa kembali ke kehidupan lama Anda. Anda tidak bisa hadir di wisudaku atau melihatku melanjutkan sekolah di universitas. Jadi aku ingin mengucapkan selamat tinggal," lanjut anak itu.

Gelineau mengaku bersalah dan ia pun akan dijatuhi hukuman sembilan sampai 30 tahun penjara. Asisten jaksa George Waldron mengatakan putra Gelineau mengalami kerusakan permanen pada saraf penisnya setelah sang ibu membakarnya dengan korek api sekitar tanggal 10-14 April lalu. "Itu adalah hal mengerikan yang pernah kutemui," ujar Waldron.

Dilansir Daily Mail, Selasa (22/10/2013), Gelineau mengaku pada tim penyidik bahwa ia membakar ujung penis anaknya setelah si anak mengancam akan berhubungan seks dengannya. Wanita ini juga mengaku menggunakan sarung tangan karena berpikir penis anaknya 'kotor', lalu ia meraih dan memutarnya kemudian membakarnya selama beberapa detik sampai putranya menjerit kesakitan.

Tak berhenti sampai di situ, Gelianau juga diduga memukul wajah anaknya dengan lutut dan menusukkan pena ke perutnya. Tersangka lain, Daniel Tyler mengatakan bahwa Gelinau membakar penis anaknya setelah memaksa si anak makan kotoran manusia. Setelah anak itu melakukannya, tetap saja Gelinau membakar penisnya. Menurut jadwal, Tyler akan diadili bulan depan.

Ia dituduh ikut membantu Gelineau menyiksa anaknya yakni dengan ikut memberi obat, menendang korban ke kamar tidur, dan mengikatnya saat Gelineau menurunkan celana. Tyler juga ikut mencekik leher korban, meninju wajahnya, membakar puting korban dengan korek api, menekan rokok yang menyala ke belakang kepalanya dan memutar pergelangan kakinya hingga retak.

Tersangka lain yang merupakan keponakan Gelinau, Amy Nason (29) turut menyiksa korban dengan memaksanya menelan urine, cacing, dan sabun cucui piring. Dia dijadwalkan mengajukan pembelaan dan mendengar hukuman dua minggu lagi.

Polisi pertama kali mendapat laporan penyiksaan ini dari tetangga yang menyaksikan tindak kekerasan saat ia mengunjungi putri Amy di rumahnya. Penyidik pun mewawancarai korban dan Tyler. Tapi korban mengaku lukanya akibat kecerobohan dirinya sendiri. Pada wawancara berikutnya, baru korban mengaku bahwa luka-luka yaang dialami akibat disiksa oleh ibu dan dua orang lainnya. Petugas rumah sakit di Concord Hospital, mengatakan bahwa putra Gelineau yang saat itu berusia 18 tahun mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga. 

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads