"Masing-masing mendapatkan Rp 10 juta. Dibandingkan ongkos kemoterapi, operasi dan sebagainya, jelas tidak ada artinya. Tapi semangat berbagi yang akan lebih terasa," Shanti Persada dari LovePink, dalam perbincangan di Waroeng Kita, Plaza Senayan, seperti ditulis pada Minggu (27/10/2013).
Salah seorang pasien yang mendapatkan bantuan dari komunitas LovePink adalah Vera Wewengkang, seorang ibu berusia 51 tahun. Ibu ini didiagnosis kanker payudara pada tahun 2011 dan sudah menjalani operasi untuk mengangkat payudara yang sudah digerogoti kanker tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru 2 hari yang lalu dioperasi. Jadi kami pikir ini pasti sudah habis-habisan," lanjut Shanti, yang pada Sabtu (26/10) lalu menggelar acara A Tribute to The Loved Ones di Atrium Plaza Senayan, Jakarta Selatan.
Pasien lainnya yang mendapat bantuan adalah Theresia Sayuti, seorang ibu berusia 41 tahun. Kondisi ibu yang berprofesi sebagai guru TK ini dinilai Shanti cukup memprihatinkan. Belum sempat dioperasi, payudaranya sudah terlanjur pecah dan kini sedang dicarikan terapi yang paling tepat.
Pemberian bantuan kepada 2 pasien kanker payudara dilakukan oleh komunitas LovePink sebagai tindak lanjut dari gerakan fund raising yang diberi nama Can4Share. Gerakan ini dilakukan dengan menyebar 1.000 kaleng untuk menampung koin alias uang receh yang tidak terpakai.
"Can4Share mulai kami sebar pada acara funwalk 6 Oktober yang lalu, dan hari ini kami kumpulkan. Hari ini pula akan kami sebar lagi 1.000 kaleng," kata Madelina Mutia, yang bersama-sama Shanti mendirikan LovePink pada tahun 2010.
Selain melakukan penggalangan dana, komunitas LovePink juga mengkampanyekan deteksi dini kanker payudara. Salah satu targetnya adalah menekan jumlah kasus kanker payudara yang terdeteksi sudah pada stadium lanjut.
(up/)










































