Wanita-wanita 'Hamil' Berperut Besar Tapi Tak Ada Janin di Rahimnya

Wanita-wanita 'Hamil' Berperut Besar Tapi Tak Ada Janin di Rahimnya

- detikHealth
Selasa, 29 Okt 2013 12:17 WIB
Wanita-wanita Hamil Berperut Besar Tapi Tak Ada Janin di Rahimnya
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

1. Jo, Perut Membesar karena Ada 23 Liter Air di Perutnya

Jo (Foto: BBC)
Minum alkohol berlebih membuat Jo menderita sirosis hati di mana jaringan sehat di hati diganti dengan jaringan parut. Kondisi ini menyebabkan Jo mengalami ascites di mana perutnya akan berisi cairan yang membuatnya seperti hamil.

Selain itu, di perutnya juga ada pembuluh darah yang menonjol. Cairan itu mengandung racun yang biasanya akan diproses oleh hati. Setiap tiga minggu, Jo harus pergi ke James Cook University Hospital di Middlesbrough untuk mengeluarkan beberapa liter cairan di perutnya.

Kini, untuk berjalan dan berpakaian saja Jo harus berjuang sekuat tenaga. Proses penyedotan 12 liter cairan di perut Jo bisa memakan waktu delapan jam. Namun suatu hari dokter pernah mengeluarkan sekitar 23 liter cairan dari perut Jo dan mengakibatkan bobot Jo turun kingga 19 kg.

2. Jayne Grainger, Perut Membesar karena Tumor

Jayne Grainger (Foto: dailymail)
Pada tahun 2011, perut Jayne Grainger tumbuh besar seperti wanita hamil padahal usianya sudah menginjak 60 tahun. Bukannya hamil, nenek tersebut ternyata menderita tumor raksasa jinak dengan berat mencapai 17,7 kg.

Jayne Grainger menderita kista ovarium jinak yang membuat perutnya membesar seperti wanita hamil. Untungnya, tumor raksasa itu kini sudah berhasil dioperasi dan membuat ukuran baju nenek Grainger turun dari 24 menjadi ukuran 10.

Nenek yang sudah menjadi janda ini baru menyadari ada yang tidak beres ketika menemukan ada memar bengkak biru di sekitar perutnya. Namun, pada saat itu tidak ada rasa sakit dan gejala yang ia rasakan, kecuali perutnya yang semakin membesar.

3. Frankie Wedgewood, Perut Membesar karena Kanker Langka

Frankie Wedgewood (Foto: dailymail)
Awalnya Frankie Wedgewood (22 tahun) menderita sakit perut dan didagnosis hamil. Sebelumnya dia telah memiliki anak pertama yang dilahirkan pada bulan September 2011 lalu. Anehnya, pasangannya, Will Fisher (25), sudah berbulan-bulan tak pulang karena bertugas sebagai tentara.

Pada awalnya dokter menduga ia mengalami kehamilan ektopik, tapi hasil pemeriksaan tidak menunjukkan demikian. Wanita yang tinggal di North Yorkshire, Inggris ini kemudian dirujuk ke Sheffield Weston Park Hospital. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa Frankie didiagnosis mengidap kanker langka yang menyaru gejala kehamilan. Dia terserang Koriokarsinoma, yaitu kanker yang tumbuh cepat dan berasal dari kehamilan.

Pada penyakit ini, kanker tumbuh menjadi sel-sel plasenta dan terus tumbuh bahkan setelah plasentanya diambil. Kanker jenis ini menghasilkan hormon kehamilan HCG sehingga hasil tes kehamilan akan menunjukkan hasil bacaan yang positif padahal tidak sedang hamil.

4. Janet Delaney, Perut Membesar karena Kista 7 Kg

Janet Delaney (Foto: dailymail)
Ketika lingkar perutnya membengkak dari 81 cm menjadi 124 cm, Janet Delaney langsung memeriksakan perutnya ke dokter. Menurut dokter ia terkena sindrom iritasi usus besar (IBS) dan memberinya obat.

Namun obat-obatan yang diberikan dokter tidak membuat perutnya mengecil, malah sebaliknya perutnya terus membuncit seperti perempuan hamil.

Karena sakitnya tak kunjung sembuh, Janet akhirnya pergi pusat penanganan luka hingga tiga kali namun lagi-lagi mereka mendiagnosa hal yang sama yakni IBS. Janet yang sangat yakin perutnya punya masalah serius, memaksa dokter untuk melakukan scan ultrasound. Dan benar dokter akhirnya menemukan kista ovarium yang sangat besar yang berisko bisa berubah menjadi kanker.

5. Kayleigh Terry, Perut Membesar karena Kanker Sebesar Melon

Kayleigh Terry (Foto: dailymail)
Kayleigh Terry mengira dirinya hamil anak pertama setelah berat badannya terus naik dan perutnya kian membesar. Setelah diperiksa, rupanya bukan janin yang membuat perutnya membesar, tapi tumor ganas (kanker) seukuran buah melon.

Kayleigh Terry dinyatakan negatif saat memeriksakan diri ke dokter kandungan. Tapi kondisi perutnya terus membesar dan terasa sangat sakit. Untuk memastikannya, scan USG pun dilakukan dan yang mengejutkan dokter menemukan ada kanker sebesar buah melon tumbuh di area sekitar payudara hingga perut bagian bawah.

Kayleigh didiagnosis dengan Ewing's Sarcoma, yaitu jenis kanker tulang yang jarang terjadi, biasanya ditandai dengan rasa nyeri di tulang dan sebagian besar ditemukan pada anak-anak dan remaja. Kayleigh harus menjalani kemoterapi darurat untuk mengecilkan tumor ganas yang berpotensi mematikan tersebut.

6. Perut Gadis 11 Tahun Membesar karena Tumor Raksasa

Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Remaja umur 11 tahun ini sering menjadi bahan ejekan di sekolah gara-gara perutnya membesar dan dikira hamil. Padahal yang membuat perutnya membuncit bukanlah janin melainkan tumor.

Dokter menemukan tumor seberat 9 kg di dalam perut remaja umur 11 tahun asal Florida, setelah gadis yang masih duduk di sekolah menengah pertama itu sering dilecehkan oleh teman-temannya karena dikira hamil.

Sang ibu, Janet, mengatakan telah melakukan pemeriksaan pada putrinya dan memberinya alat tes kehamilan setiap dua minggu sekali, namun hasilnya selalu negatif. Sementara itu, perut putrinya terus membesar. Tiga bulan kemudian, Janet memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit dan dokter kemudian menemukan ada tumor raksasa yang tumbuh di perutnya.

7. Hayley Barley, Perut Membesar karena Sakit Langka

Hayley Barley (Foto: dailymail)
Hayley Barley menderita penyakit Hirschsprung yang terus-menerus membuat perutnya membengkak hingga ia terlihat seperti ibu hamil. Selain sering ditanya kapan melahirkan, Hayley kerap ditawari kursi di bus umum karena orang-orang mengiranya hamil.

Ibu dari 4 anak ini mendapat dukungan penuh dari sang suami, Frank (42) sebelum menjalani operasi krusial untuk mengangkat sebagian ususnya yang rusak dan menyebabkan pembengkakan di bulan Desember 2012.

Operasi ini diharapkan dapat menghentikan pembengkakan pada perut Hayley. Kendati begitu setelah berlangsungnya prosedur, wanita berusia 24 tahun ini harus terus menggunakan colostomy bag ke manapun ia pergi.

Halaman 2 dari 8
Minum alkohol berlebih membuat Jo menderita sirosis hati di mana jaringan sehat di hati diganti dengan jaringan parut. Kondisi ini menyebabkan Jo mengalami ascites di mana perutnya akan berisi cairan yang membuatnya seperti hamil.

Selain itu, di perutnya juga ada pembuluh darah yang menonjol. Cairan itu mengandung racun yang biasanya akan diproses oleh hati. Setiap tiga minggu, Jo harus pergi ke James Cook University Hospital di Middlesbrough untuk mengeluarkan beberapa liter cairan di perutnya.

Kini, untuk berjalan dan berpakaian saja Jo harus berjuang sekuat tenaga. Proses penyedotan 12 liter cairan di perut Jo bisa memakan waktu delapan jam. Namun suatu hari dokter pernah mengeluarkan sekitar 23 liter cairan dari perut Jo dan mengakibatkan bobot Jo turun kingga 19 kg.

Pada tahun 2011, perut Jayne Grainger tumbuh besar seperti wanita hamil padahal usianya sudah menginjak 60 tahun. Bukannya hamil, nenek tersebut ternyata menderita tumor raksasa jinak dengan berat mencapai 17,7 kg.

Jayne Grainger menderita kista ovarium jinak yang membuat perutnya membesar seperti wanita hamil. Untungnya, tumor raksasa itu kini sudah berhasil dioperasi dan membuat ukuran baju nenek Grainger turun dari 24 menjadi ukuran 10.

Nenek yang sudah menjadi janda ini baru menyadari ada yang tidak beres ketika menemukan ada memar bengkak biru di sekitar perutnya. Namun, pada saat itu tidak ada rasa sakit dan gejala yang ia rasakan, kecuali perutnya yang semakin membesar.

Awalnya Frankie Wedgewood (22 tahun) menderita sakit perut dan didagnosis hamil. Sebelumnya dia telah memiliki anak pertama yang dilahirkan pada bulan September 2011 lalu. Anehnya, pasangannya, Will Fisher (25), sudah berbulan-bulan tak pulang karena bertugas sebagai tentara.

Pada awalnya dokter menduga ia mengalami kehamilan ektopik, tapi hasil pemeriksaan tidak menunjukkan demikian. Wanita yang tinggal di North Yorkshire, Inggris ini kemudian dirujuk ke Sheffield Weston Park Hospital. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa Frankie didiagnosis mengidap kanker langka yang menyaru gejala kehamilan. Dia terserang Koriokarsinoma, yaitu kanker yang tumbuh cepat dan berasal dari kehamilan.

Pada penyakit ini, kanker tumbuh menjadi sel-sel plasenta dan terus tumbuh bahkan setelah plasentanya diambil. Kanker jenis ini menghasilkan hormon kehamilan HCG sehingga hasil tes kehamilan akan menunjukkan hasil bacaan yang positif padahal tidak sedang hamil.

Ketika lingkar perutnya membengkak dari 81 cm menjadi 124 cm, Janet Delaney langsung memeriksakan perutnya ke dokter. Menurut dokter ia terkena sindrom iritasi usus besar (IBS) dan memberinya obat.

Namun obat-obatan yang diberikan dokter tidak membuat perutnya mengecil, malah sebaliknya perutnya terus membuncit seperti perempuan hamil.

Karena sakitnya tak kunjung sembuh, Janet akhirnya pergi pusat penanganan luka hingga tiga kali namun lagi-lagi mereka mendiagnosa hal yang sama yakni IBS. Janet yang sangat yakin perutnya punya masalah serius, memaksa dokter untuk melakukan scan ultrasound. Dan benar dokter akhirnya menemukan kista ovarium yang sangat besar yang berisko bisa berubah menjadi kanker.

Kayleigh Terry mengira dirinya hamil anak pertama setelah berat badannya terus naik dan perutnya kian membesar. Setelah diperiksa, rupanya bukan janin yang membuat perutnya membesar, tapi tumor ganas (kanker) seukuran buah melon.

Kayleigh Terry dinyatakan negatif saat memeriksakan diri ke dokter kandungan. Tapi kondisi perutnya terus membesar dan terasa sangat sakit. Untuk memastikannya, scan USG pun dilakukan dan yang mengejutkan dokter menemukan ada kanker sebesar buah melon tumbuh di area sekitar payudara hingga perut bagian bawah.

Kayleigh didiagnosis dengan Ewing's Sarcoma, yaitu jenis kanker tulang yang jarang terjadi, biasanya ditandai dengan rasa nyeri di tulang dan sebagian besar ditemukan pada anak-anak dan remaja. Kayleigh harus menjalani kemoterapi darurat untuk mengecilkan tumor ganas yang berpotensi mematikan tersebut.

Remaja umur 11 tahun ini sering menjadi bahan ejekan di sekolah gara-gara perutnya membesar dan dikira hamil. Padahal yang membuat perutnya membuncit bukanlah janin melainkan tumor.

Dokter menemukan tumor seberat 9 kg di dalam perut remaja umur 11 tahun asal Florida, setelah gadis yang masih duduk di sekolah menengah pertama itu sering dilecehkan oleh teman-temannya karena dikira hamil.

Sang ibu, Janet, mengatakan telah melakukan pemeriksaan pada putrinya dan memberinya alat tes kehamilan setiap dua minggu sekali, namun hasilnya selalu negatif. Sementara itu, perut putrinya terus membesar. Tiga bulan kemudian, Janet memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit dan dokter kemudian menemukan ada tumor raksasa yang tumbuh di perutnya.

Hayley Barley menderita penyakit Hirschsprung yang terus-menerus membuat perutnya membengkak hingga ia terlihat seperti ibu hamil. Selain sering ditanya kapan melahirkan, Hayley kerap ditawari kursi di bus umum karena orang-orang mengiranya hamil.

Ibu dari 4 anak ini mendapat dukungan penuh dari sang suami, Frank (42) sebelum menjalani operasi krusial untuk mengangkat sebagian ususnya yang rusak dan menyebabkan pembengkakan di bulan Desember 2012.

Operasi ini diharapkan dapat menghentikan pembengkakan pada perut Hayley. Kendati begitu setelah berlangsungnya prosedur, wanita berusia 24 tahun ini harus terus menggunakan colostomy bag ke manapun ia pergi.

(mer/vit)

Berita Terkait