Rabu, 30 Okt 2013 15:46 WIB

Orang-orang yang Terperangkap di Tubuh Balita Simpan Rahasia Awet Muda?

- detikHealth
Brooke (kiri), Gaby dan ayahnya (kanan)
Jakarta - Umur semakin bertambah namun secara fisik tidak pernah menua dialami oleh beberapa orang. Bahkan kondisi medis langka ini menginspirasi dibuatnya film 'Benjamin Button'. Meskipun rata-rata orang dengan kelainan ini tidak berumur panjang, namun ditengarai mereka menyimpan rahasia awet muda.

Brooke Greenberg adalah salah satu orang yang mengalami kondisi 'Sindrom X' ini. Dia berhenti tumbuh sejak masih balita, sehingga menjadikan ia seolah terperangkap di tubuh balita kendati usianya sudah belasan tahun. Brooke belum lama ini meninggal di usianya yang ke-20 tahun.

Diketahui Brooke tidak bisa bicara, masih memiliki gigi susu, dan seperti layaknya balita dia masih diletakkan di kereta dorong bayi. Menurut sang ayah, sejak Brooke berusia 4-5 tahun, pertumbuhannya benar-benar terhenti.

Brooke tidak sendiri, ada beberapa orang di dunia ini yang memiliki kondisi serupa. Para ilmuwan pun bertanya-tanya apakah misteri dapat dipecahkan. Mereka menduga jika misteri ini bisa dibecahkan maka akan membuka rahasia 'awet muda'.

Serupa dengan keadaan Brooke adalah Gaby Williams dari Montana. Meski usianya sudah 8 tahun, namun beratnya hanya 4,8 kg dan tak ubahnya anak usia balita. Gaby harus benar-benar dirawat seperti bayi oleh orang tuanya. Di mana ayah dan ibunyalah yang harus mengganti baju dan menyuapinya.

Sang ibu, Mary Margret Williams, kepada ABCNews.com menuturkan bahwa Gaby tidak mengalami banyak perubahan selama bertahun-tahun. Kulit Gaby masih terasa seperti kulit bayi, begitu juga dengan tekstur rambutnya.

"Dia sedikit lebih tinggi dan kami telah mengganti bajunya dengan baju ukuran anak 3-6 bulan untuk menggantikan baju sebelumnya yang untuk anak 0-3 bulan," kata Mary.

Audenete (31) adalah sosok lain yang memiliki kondisi serupa. Audenete kini hidup di peternakan di Brazil bersama ayah dan ibu tirinya. Meski berusia 31 tahun namun beratnya hanya 13 kg dan bentuk tubuhnya sangat tipikal balita.

Dengan ukuran tubuhnya itu, Audenete lima kali lebih kecil ketimbang perempuan lain seusianya. Namun berbeda dari Brooke dan Gaby, Audenete bisa melihat, mendengar, dan tubuhnya berfungsi seperti tubuh orang dewasa. Bahkan pemikirannya pun tipikal pemikiran perempuan seusianya.

"Dia yakin bahwa dirinya adalah seorang perempuan dewasa," ujar ibu tiri Audenete, Dora.
"Dia senang terlihat canti, memakai perhiasan, menyisir rambutnya," sambungnya.

Peneliti media Richard Walker berusaha mencari tahu mengapa orang-orang ini tidak menua dan apa yang tela membuat persamaan di antara mereka. Dia menjelaskan bahwa 'perkembangan inersia' atau perubahan fisiologis sangat penting untuk pertumbuhan manusia. Sebab tanpa proses itu, manusia tidak akan berkembang.

"Ketika kita berkembang, semua bagian tubuh secara bersama-sama akan berubah dan berkoordinasi. Jika tidak, maka akan ada kekacauan," kata Walker pada ABC News, seperti dikutip dari news.com.au, Rabu (30/10/2013).

"Jika kita bisa mengidentifikasi gen dan kemudian saat usia dewasa muda kita bisa membungkan ekspresi perkembangan inersia, ketika Anda menemukan dan mematikannya, ini merupakan homeostasis yang sempurna dan secara biologis Anda akan abadi," imbuhnya.

Dengan abadi secara biologis, sambungnya, artinya manusia masih tetap bisa mati karena penyakit atau kecelakaan. Akan tetapi mereka tidak akan mengalami efek penuaan. Jadi meskipun usia bertambah, secara fisik dan fungsional tubuh masih terasa muda.

(vit/up)