Dilansir NBC News, Kamis (31/10/2013), 4 tahun dalam kondisi tersebut dan tak bisa menemukan penyebabnya, pria itu akhirnya pergi ke dokter. Oleh dokter, rambut berwarna kekuningan yang terdapat di ketiaknya diambil dan dilihat menggunakan mikroskop. Dokter menemukan bahwa rambut tersebut dikelilingi oleh zat buram pada permukaannya.
Dokter kemudian mendiagnosis pria tersebut dengan trichomycosis axillaris, sebuah infeksi yang terdapat pada rambut. Infeksi rambut tersebut disebabkan oleh bakteri Corynebacterium tenuis. Akibat dari infeksi ini, rambut dan daerah sekitar ketiak si pria menjadi kekuningan. Bakteri ini diketahui cenderung tumbuh pada rambut di daerah tubuh yang lembab tubuh, terutama di rambut ketiak. Namun bisa juga terjadi pada rambut kemaluan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah didiagnosis, rambut ketiak sang pria kemudian dicukur dan diberikan aluminium klorida (yang digunakan untuk mengobati keringat) serta antibiotik eritromisin. Menurut dokter, pengobatan ini akan mengatasi bau dan kekuningan pada ketiak si pria tersebut.
Laporan ini telah dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine.
(ajg/)










































