"Nasi boleh dimakan, tapi jangan makan nasi banyak, gula banyak. Nanti gula bisa naik," ujar Ketua Persatuan Diabetes Indonesia, Prof Sidartawan Soegondo, MD, PhD, FACE, dalam peringatan Hari Diabetes Dunia yang digelar oleh PT Kalbe Farma Tbk di Lapangan Banteng, Jakarta, dan ditulis pada Senin (11/11/2013).
Kerap kali nasi menjadi 'musuh' pasien diabetes, padahal menurut Prof Sidartawan, makanan lain seperti kentang, mi, roti, dan singkong juga sama saja jika dikonsumsi berlebihan. Karena itu dia mengimbau pasien diabetes atau bukan agar makan makanan sesuai kebutuhannya saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana dengan nasi merah? "Semua nasi sama saja. Intinya kalau makan nasi terlalu banyak nanti gula naik. Jadi sama saja mau nasi merah, nasi putih. Cuma memang ada beras yang rasanya kurang enak, sehingga bisa mengurangi orang makan nasinya itu karena tidak enak," ucap Prof Sidartawan.
Sementara itu terkait kabar yang beredar di masyarakat terkait tanaman dengan rasa pahit yang bisa menurunkan kadar gula darah, menurut Prof Sidartawan, hal itu bisa saja. Akan tetapi menurutnya pengobatan harus diokombinasikan dengan obat-obatan dari dokter. Sebab obat-obatan yang diresepkan dokter memiliki dosis tertentu.
"Jadi ini dosisnya bisa diturunkan atau dinaikkan sesuai kondisi pasien. Kalau pakai herbal masih belum tahu dosisnya," kata Prof Sidartawan.
(/up)










































