1. Memiliki denyut jantung istirahat 70 denyut per menit
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Denyut jantung istirahat atau resting heart rate (HRrest) diukur saat Anda sedang dalam kondisi terjaga namun santai, dalam lingkungan netral, tidak stres, dan tidak sedang beraktivitas berat. Denyut ini dapat ditemukan dengan menekan jari telunjuk dan tengah pada beberapa titik tertentu tubuh, misalnya leher (di bawah sudut tulang rahang).
Idealnya denyut jantung istirahat Anda adalah sekitar 70 denyut per menit atau sedikit lebih rendah. Jika denyut Anda per menitnya lebih tinggi dari nilai ini, maka tandanya Anda butuh lebih banyak berolahraga agar jantung tetap kuat dan lebih efisien.
2. Memiliki berat badan ideal
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Berat badan merupakan standar kesehatan berikutnya yang harus diperiksa secara berkala untuk memastikan tingkat kesehatan Anda secara keseluruhan. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menghitung indeks massa tubuh (IMT), sebab ini adalah standar medis yang menempatkan Anda pada posisi berat badan kurang, normal, atau berlebihan. Hitung IMT dengan rumus sebagai berikut:
IMT = (berat badan / tinggi badan dikuadratkan)
Keterangan:
IMT 18,4 ke bawah artinya underweight atau terlalu kurus
IMT 18,5-24,9 artinya berat badan ideal
IMT 25-29,9 artinya overweight atau kelebihan berat badan tetapi belum obesitas
IMT 30-39,9 artinya obesitas
IMT 40 ke atas artinya obesitas parah dan berisiko tinggi terkena diabetes.
3. Mampu berlari 2 km dalam waktu 15 menit
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Untuk menguji kebugaran sistem jantung dan pembuluh darah, cobalah untuk berlari sejauh 2 km. Jika untuk menyelesaikannya Anda butuh waktu lebih dari 15 menit, maka bisa dikatakan tingkat kebugaran Anda berada di bawah rata-rata. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk berlari menempuh jarak 2 km, maka semakin baik kondisi fisik Anda.
4. Mampu melakukan 20 push up
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Salah satu standar kesehatan yang penting untuk dihitung adalah berapa banyak Anda bisa melakukan push up berturut-turut tanpa istirahat dan tetap mempertahankan posisi. Melakukan 20 push up selama waktu makan siang di kantor, bisa dimanfaatkan untuk menjadi tolak ukur yang baik.
Jika Anda hanya bisa melakukan push up dengan jumlah di bawah 20, maka sudah saatnya Anda mencurahkan waktu lebih banyak untuk melakukan fitness rutin.
5. Memiliki urine dengan warna jernih dan tidak berbau
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Urine bisa menjadi indikator kesehatan yang sangat berguna. Urine seharusnya berwarna kuning jernih dan tidak berbau. Jika urine Anda warnanya kuning pekat (gelap) atau berbau, maka tandanya Anda kurang asupan cairan atau mungkin memiliki masalah dengan metabolisme tubuh.
Denyut jantung istirahat atau resting heart rate (HRrest) diukur saat Anda sedang dalam kondisi terjaga namun santai, dalam lingkungan netral, tidak stres, dan tidak sedang beraktivitas berat. Denyut ini dapat ditemukan dengan menekan jari telunjuk dan tengah pada beberapa titik tertentu tubuh, misalnya leher (di bawah sudut tulang rahang).
Idealnya denyut jantung istirahat Anda adalah sekitar 70 denyut per menit atau sedikit lebih rendah. Jika denyut Anda per menitnya lebih tinggi dari nilai ini, maka tandanya Anda butuh lebih banyak berolahraga agar jantung tetap kuat dan lebih efisien.
Berat badan merupakan standar kesehatan berikutnya yang harus diperiksa secara berkala untuk memastikan tingkat kesehatan Anda secara keseluruhan. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menghitung indeks massa tubuh (IMT), sebab ini adalah standar medis yang menempatkan Anda pada posisi berat badan kurang, normal, atau berlebihan. Hitung IMT dengan rumus sebagai berikut:
IMT = (berat badan / tinggi badan dikuadratkan)
Keterangan:
IMT 18,4 ke bawah artinya underweight atau terlalu kurus
IMT 18,5-24,9 artinya berat badan ideal
IMT 25-29,9 artinya overweight atau kelebihan berat badan tetapi belum obesitas
IMT 30-39,9 artinya obesitas
IMT 40 ke atas artinya obesitas parah dan berisiko tinggi terkena diabetes.
Untuk menguji kebugaran sistem jantung dan pembuluh darah, cobalah untuk berlari sejauh 2 km. Jika untuk menyelesaikannya Anda butuh waktu lebih dari 15 menit, maka bisa dikatakan tingkat kebugaran Anda berada di bawah rata-rata. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk berlari menempuh jarak 2 km, maka semakin baik kondisi fisik Anda.
Salah satu standar kesehatan yang penting untuk dihitung adalah berapa banyak Anda bisa melakukan push up berturut-turut tanpa istirahat dan tetap mempertahankan posisi. Melakukan 20 push up selama waktu makan siang di kantor, bisa dimanfaatkan untuk menjadi tolak ukur yang baik.
Jika Anda hanya bisa melakukan push up dengan jumlah di bawah 20, maka sudah saatnya Anda mencurahkan waktu lebih banyak untuk melakukan fitness rutin.
Urine bisa menjadi indikator kesehatan yang sangat berguna. Urine seharusnya berwarna kuning jernih dan tidak berbau. Jika urine Anda warnanya kuning pekat (gelap) atau berbau, maka tandanya Anda kurang asupan cairan atau mungkin memiliki masalah dengan metabolisme tubuh.
(ajg/vit)