Adalah mini studi di Finlandia yang menunjukkan bahwa kontak tubuh berupa sentuhan yang lembut penyebabkan penurunan opioid alami di daerah otak yang berhubungan dengan sirkulasi reward otak.
"Sistem opioid biasanya berperan selama sakit sehingga membuat seseorang bisa merasa kesakitan. Nah, dengan sentuhan, opioid alami akan menurun sehingga Anda tidak terlalu kesakitan," jelas peneliti Lauri Nummenmaa Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, sentuhan lembut juga mengaktifkan bahan kimia dalam sistem opioid otak yang bisa memegang peranan penting untuk mempererat ikatan sosial dan dapat membantu otak membedakan mana orang asing dan mana orang yang kita kenal dan kita cintai. Maka dari itu, peneliti tidak heran jika belaian atau sentuhan bisa mempererat hubungan seseorang.
Dalam studinya, peneliti mengamati aktivitas otak dari sembilan pria menggunakan PET Scan yang bisa mendeteksi radiasi yang dipancarkan oleh molekul perunut untuk menghasilkan gambar 3D dari otak. Dalam satu tes, pria berbaring dengan hanya menggunakan celana.
Kemudian, pasangan mereka diminta menyentuhnya dengan lembut di seluruh tubuh, kecuali pada bagian alat vitalnya. Pada tes kedua, pria berbaring sendirian tanpa adanya sentuhan dari pasangannya.
Nah, hasil scan menunjukkan bahwa belaian lembut menyebabkan penurunan opioid alami di daerah otak yang berguna untuk mengurangi rasa nyeri.
(/)










































