Penelitian yang telah diterbitkan dalam The Proceedings of the National Academy of Science ini menemukan bahwa tikus yang hidup dalam lingkungan relatif dingin memiliki kanker yang tumbuh lebih cepat dan agresif, jika dibandingkan dengan tikus lain yang hidup suhu hangat dan nyaman.
Dilansir News Max Health, Kamis (21/11/2013), lingkungan yang dingin diyakini dapat mendorong pertumbuhan beberapa jenis kanker, termasuk di antaranya kanker payudara, kanker kulit, kanker usus, dan kanker pankreas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peneliti menduga hal ini muncul karena cuaca dingin dapat mempengaruhi sel kanker yang disebut sebagai sel T. Dalam studi ini ditemukan bahwa sel T pada tikus yang tinggal di dalam lingkungan hangat lebih cepat bergerak dan lebih mampu melawan tumor, dibandingkan dengan sel T pada tikus di lingkungan dingin.
Pada tumor yang dimiliki oleh tikus dalam lingkungan dingin, terdapat sel-sel yang bisa mematikan respon imun normal dalam jumlah yang lebih banyak. Akibatnya, suhu dingin cenderung menggeser respon tubuh yang seharusnya 'melawan' tumor menjadi 'menerima' tumor.
(ajg/)











































