1. Nyeri mendadak pada pangkal paha
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Namun kadang-kadang dalam kondisi cacat bawaan yang juga sering terjadi, struktur ini menghilang. Hal ini memungkinkan salah satu dari spermatic cords menjadi bengkok dan memotong aliran darah ke testis.
"Jika segera diatasi oleh dokter dalam jangka waktu 4-6 jam, testis masih bisa diselamatkan. Tapi setelah 12-24 jam, kecil kemungkinan Anda bisa terselamatkan," ujar Jon Pryor, MD, seorang urolog di University of Minnesota.
Kemungkinan lain: Infeksi pada epididimis (tempat penyimpanan sperma).
Diagnostik: Pemeriksaan fisik, USG, pemberian antibiotik untuk menahan infeksi.
2. Nyeri punggung
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Menurut Sigfried, yang paling mengganggu adalah aneurisma perut, yang terjadi ketika aorta tepat di atas ginjal melemah.
Kemungkinan lain: Batu ginjal
Diagnostik: CT scan menggunakan intravena radiopaque dye untuk mengungkap ukuran dan bentuk aneurisma. Setelah dimensi ditentukan, dokter akan mengobatinya dengan obat tekanan darah atau operasi.
3. Nyeri kaki atau tulang kering
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Jika Anda melatihnya terlalu keras, tulang tidak memiliki kesempatan untuk menyembuhkan dirinya sendiri dan pada akhirnya menimbulkan fraktur stres," ujar Andrew Feldman, MD, seorang dokter di New York Rangers. Pada akhirnya, tulang kemudian bisa melemah secara permanen.
Diagnostik: Dokter akan menganjurkan Anda untuk melakukan X-ray. Setelah ditemukan masalahnya, dokter akan memberikan pengobatan dan biasanya Anda akan diminta untuk tidak berlari terlebih dahulu. Pada kasus terburuk, Anda mungkin akan digips selama beberapa pekan.
4. Nyeri perut
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Diagnostik : Jika rasa sakit tersebut berada di posisi perut kanan bawah dan jumlah kadar sel darah putih Anda meningkat, maka kemungkinan nyeri tersebut muncul akibat radang usus buntu.
Jika nyeri tersebut berada di posisi perut bagian atas dan disertai juga dengan peningkatan sel darah putih maka kemungkinan terjadi radang kantong empedu.
Dan jika nyerinya terjadi di bawah tulang dada dan enzim tertentu dalam darah meningkat, maka pankreatitis (radang pankreas) mungkin menjadi penyebabnya.
5. Nyeri dada
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Bekuan darah mungkin telah bersarang di bagian menyempit dari arteri koroner Anda, sehingga menghambat aliran darah ke salah satu bagian jantung. Lima puluh persen dari kematian akibat serangan jantung terjadi dalam waktu 3-4 jam gejala awal. Periksakan segera jika terjadi nyeri di dada.
Diagnostik: Dilakukan pemeriksaan tes darah untuk penanda jaringan jantung yang rusak. Untuk pengobatan biasanya akan dilakukan angioplasti atau bedah bypass, bergantung pada diagnosis dokter.
6. Nyeri kaki disertai pembengkakan
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Sayangnya, hal pertama yang Anda mungkin lakukan adalah menggosok-gosok kaki. Padahal itu justru merupakan hal terburuk.
"Menggosok-gosok kaki dapat membuat gumpalan besar tersebut beralih ke paru-paru dan menjadi sangat membahayakan," ungkap Stamatos.
Diagnostik: Dilakukan venogram dan diperiksa dengan x-ray merupakan cara yang pasti untuk mendiagnosis DVT.
7. Nyeri saat buang air kecil
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Merokok merupakan faktor risiko terbesar dari kanker ini. Jika dideteksi sedini mungkin, ada kemungkinan 90 persen bisa diatasi dengan baik.
Diagnostik: Tumor akan diobati dengan pembedahan, radiasi, atau kemoterapi.
Halaman 2 dari 8











































