Nyeri payudara bisa dibagi menjadi dua jenis yakni rasa sakit yang berhubungan dengan siklus menstruasi (disebut juga nyeri payudara siklik) dan nyeri payudara nonsiklik. Nyeri payudara siklik terjadi seiring dengan datangnya menstruasi. Sedangkan nyeri payudara nonsiklik terjadi tanpa ada kaitan dengan siklus menstruasi.
Nyeri payudara siklik biasanya dirasakan di bagian atas atau luar payudara. Namun demikian rasa sakit juga dapat dirasakan di salah satu payudara saja atau di bawah lengan. Nyeri yang berhubungan dengan siklus menstruasi biasanya perlahan menghilang selama atau setelah menstruasi. Sedangkan nyeri payudara nonsiklik, biasanya rasa sakit bukan dari payudara itu sendiri, melainkan dari otot-otot sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Retensi Air
Selama siklus menstruasi, volume payudara seorang perempuan bisa bertambah hingga sekitar 13,6 persen. Hal ini terjadi karena retensi air dan pertumbuhan sel. Namun terkadang payudara sakit karena retensi air yang tidak berkaitan dengan siklus menstruasi juga terjadi. Penelitian pun dilakukan untuk mengetahui apakah sakit itu terjadi karena masalah yang berkaitan dengan lingkungan atau nutrisi. Akan tetapi belum ada bukti yang jelas terkait penyebabnya.
2. Payudara Fibrokistik
Payudara fibrokistik terjadi karena pertumbuhan berlebihan jaringan ikat payudara. Lebih dari setengah perempuan mengalami fase payudara fibrokistik dalam hidupnya. Inilah penyebab umum timbulnya rasa sakit. Sangat normal memang jika perempuan mengalami payudara fibrokistik. Namun saat hal ini terjadi menyebabkan rasa sakit pada payudara dan bagian luar dada.
3. Herpes Zoster
Herpes zoster bisa muncul di daerah payudara. Ketika ini terjadi, seorang perempuan bisa merasakan sakit, sensasi seperti terbakar, sekaligus juga gatal-gatal. Untuk menyembuhkannya, diperlukan waktu beberapa pekan.
4. Kista Payudara
Terdapat cairan dalam kantung yang dapat membesar dan nyeri saat pada saat sebelum menstruasi. Meskipun terasa seperti benjolan, tapi ini tidak bersifat kanker. Benjolannya mungkin kecil, bisa muncul satu atau beberapa di payudara. Kista payudara yang jinak merupakan masalah umum perempuan usia subur. Hal ini biasanya dialami perempuan usia 35-50 tahun. Kista ini bisa muncul di mana saja di payudara, dan bagi beberapa orang menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman.
5. Costochondritis
Merupakan jenis peradangan pada persimpangan tulang rusuk ke tulang dada dan menyebabkan nyeri di sekitar tulang dada dan tulang rusuk. Ini merupakan masalah paling umum bagi orang-orang dengan fibromyalgia (rasa sakit kronis yang dialami oleh dari kepala sampai ke kaki). Rasa sakit dapat berkisar dari yang ringan sampai sangat menyakitkan.
6. Perubahan Hormonal
Beberapa perempuan mengalami nyeri payudara karena perubahan hormonal. Beberapa jenis perubahan hormonal disebabkan oleh menopause, menstruasi dan sindrom pramenstruasi, kehamilan, serta pubertas. Pembengkakan dan nyeri payudara sebenarnya cukup normal sebelum menstruasi.
Sesaat setelah melahirkan, payudara juga bisa penuh dengan susu. Kondisi ini bisa jadi menyakitkan jika Anda tidak segera memberikan ASI kepada si kecil. Itu dia penting bagi ibu sedang menyusui yang bekerja untuk memompa ASI-nya dengan teratur. Selain mengurangi ketegangan di payudara, memompa ASI secara teratur juga membuat produksi ASI semakin lancar.
(/up)











































