Kaum Muda Jadi Target Kampanye Kondom, Ini Alasannya

Kontroversi Pekan Kondom

Kaum Muda Jadi Target Kampanye Kondom, Ini Alasannya

M Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 02 Des 2013 13:04 WIB
Kaum Muda Jadi Target Kampanye Kondom, Ini Alasannya
Foto: Uyung/detikHealth
Jakarta -

Perusahaan kondom yang menggelar Pekan Kondom Nasional membantah bahwa sosialisasi kondom dengan bus keliling akan masuk ke lingkungan kampus. Meski begitu, mereka tetap menyasar anak muda dan hal itu bukan tanpa alasan.

"Indonesia adalah salah satu negara di daerah Asia-Pasifik dengan pertumbuhan HIV dan AIDS yang besar," kata Country Manager DKT Indonesia, Todd Callahan dalam peluncuran Pekan Kondom Nasional di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, seperti ditulis Senin (1/12/2013).

"Maka dari itu, penggunaan kondom sangat dianjurkan di sini," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa persepsi masyarakat tentang kondom harus diubah. Kondom harus dilihat sebagai alat kesehatan, bukan sebagai agen penyebar perilaku seks berisiko. Ditambahkan olehnya, tanpa ada kondom pun perilaku seks bebas akan tetap ada kalau memang sudah ada niatnya.

Soal perilaku seks berisiko, ia menilai bahwa kebanyakan masyarakat sebenarnya memiliki pengetahuan tentang bahayanya. Namun sebagian di antaranya memilih tidak peduli dan tetap melakukannya.

Kampanye penggunaan kondom pada kelompok berisiko, seperti yang diusung dalam Pekan Kondom Nasional selalu menuai kontroversi. Sebagian kalangan berpendapat, sosialisasi kondom berpotensi mengenalkan perilaku seks bebas bila dilakukan tidak tepat sasaran.

Sementara itu, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondom merupakan satu-satunya alat yang paling efektif mencegah penularan HIV dan berbagai penyakit menular seksual. Tentunya, ini berlaku bagi yang memang tidak bisa menghindari perilaku seks berisiko.

(up/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads