1. James Edgar
|
James Edgar (Foto: Daily Mail)
|
Edgar didiagnosis dengan sindrom langka ini sejak berusia 17 bulan, setelah dokter melihat kurangnya kemajuan dalam perkembangan tubuhnya. Edgar tak mampu berbicara, tetapi ia bisa mengekspresikan dirinya melalui iPad.
"James seperti anak yang bahagia, mudah dicintai, dan suka diemong. Padahal dia membutuhkan pengawasan konstan karena ia tak menyadari adanya bahaya. Dia mungkin terlihat bahagia, tetapi dia tidak bisa merasakan emosi lainnya," tutur sang ibu, Rachel Martin.
2. Ollie Petherick
|
Ollie Petherick (Foto: Caternews)
|
"Senyum dan kepribadian Ollie yang bahagia membuat segala sesuatu berharga. Saya benar-benar sulit tidur tapi senyumnya selalu menghibur. Ia punya bakat yang bisa membuat Anda merasa gembira dan itu menakjubkan," kata ibu Ollie, Annie Campbell.
Annie mengaku sering menerima pujian dari senyum berseri yang sering diberikan Ollie. Ia dan suaminya juga sering mendapat komentar positif atas senyum Ollie dan itu membuat mereka bahagia. Menurut Annie, Ollie adalah anak yang sangat santai dan tenang, juga suka mengoceh tanpa mempedulikan orang-orang di sekitarnya.
3. Rio Vicary
|
Rio Vicary (Foto: Dailymail)
|
Bocah pemberani ini didiagnosis ketika usianya baru 2 minggu dan harus menghabiskan sebagian besar hidupnya di rumah sakit, tempat ia dipantau oleh selusin konsultan.
Selain Angelman syndrome, Rio juga mengalami albino yang telah membuatnya tak bisa melihat. Meskipun begitu, ia sangat menyukai cahaya dan menikmati musik. Rio mendapatkan perawatan khusus di Sheffield Children's Hospital, Inggris, di mana ia telah menghabiskan sebagian besar hidupnya yang singkat sejak penyakit langka tersebut terdiagnosis.
4. Elliot Eland
|
Elliot Eland (Foto: caters news)
|
"Ketika kami merasa down, tawa Elliot membuat kita semua kembali bersemangat. Anda hanya harus melihat dia dan kebahagiaannya. Satu-satunya masalah adalah jika Elliot dan kakaknya, Alex, bermain dan Alex tak sengaja terluka. Alex akan menangis, tetapi Elliot hanya tertawa dan dia tidak mengerti mengapa. Itu bisa menyakiti karena kami tidak ingin Alex berpikir Elliot senang menyakiti dia," tutur sang ibu, Gale.
5. Joel Cherrie-Hope
|
Joel Cherrie-Hope (Foto: Fairfax NZ)
|
Sang ibu, Cherrie-Hope, mengatakan diagnosis Angelman syndrome baru didapatkan setelah berjuang selama berbulan-bulan untuk mencari tahu mengapa anaknya tidak dapat berbicara atau duduk secara normal.
Halaman 2 dari 6











































