Aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Tanah Karo, Sumatra Utara (Sumut) semakin meningkat sejak gempa pada Juli 2013. Akibatnya status gunung ini ditingkatkan menjadi 'awas'. Menanggapi hal ini, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyatakan kesiapannya menerjunkan dokter relawan.
"Masa tanggap darurat penanganan erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo pun diperpanjang hingga 7 Desember 2013. Potensi lahar dingin juga sangat tinggi, merujuk banyaknya material yang dimuntahkan Gunung Sinabung," ujar Dr Zaenal Abidin, MH, Ketua Umum PB IDI, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor Pusat PB IDI, Jl Sam Ratulangie, Jakarta, Kamis (5/12/2013).
Sejauh ini, Dr Zaenal menuturkan bahwa Pengurus IDI Wilayah Sumut, IDI Cabang Medan dan IDI Cabang Karo yang berada di lokasi masih mampu mengatasi permasalahan terkait kesehatan. Namun jika memang dibutuhkan, dokter-dokter anggota PB IDI akan siap diterjunkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Periode di bulan Desember hingga Maret memang dianggap sebagai periode yang berpotensi banyak terjadi bencana. "Dari pengalaman tahun lalu dan sebelumnya seperti itu," lanjut Dr Zaenal.
Seluruh komando terkait penanganan korban dan warga yang mengungsi diungkapkan oleh Dr Zaenal berada di tangan dinas kesehatan setempat, termasuk hal mengenai jumlah dokter yang dibutuhkan.
"Jika memang tenaga dokter yang dibutuhkan lebih banyak, kami dari Jakarta bersedia dengan senang hati ditugaskan kesana. Tak hanya itu, teman-teman kami dari daerah lain juga bersedia ke sana. Banyak yang mengabari kami lewat e-mail, telepon dan SMS," pungkasnya.
(ajg/up)










































