Ketika masuk universitas, Rebecca didiagnosis mengidap skoliosis atau pembengkokan tulang belakang. Selama hampir 10 tahun Rebecca selalu mengenakan baju-baju yang ukurannya empat kali lebih besar dari tubuhnya agar bisa menutupi kondisi tersebut.
Namun saat ditawari untuk operasi, Rebecca malah menolaknya karena ia khawatir itu akan membuatnya tak bisa berjalan selama enam bulan. Rebecca memilih melakukan riset sendiri terkait kondisi yang dialaminya melalui internet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa diduga, hanya dalam sebulan Rebecca mengaku tulang belakangnya sudah kembali tegak. Padahal dapat dikatakan kondisi skoliosis yang dialami Rebecca cukup parah hingga sebenarnya ia harus menjalani operasi.
Tapi ia bersyukur akhirnya tak jadi dioperasi. "Saya sangat ingin menghindari operasi itu, dan saya akan mencoba segalanya demi itu. Saya begitu beruntung menemukan klinik ini," katanya seperti dilansir Daily Mail, Kamis (2/1/2014).
Rebecca juga mengaku telah mencoba berbagai pengobatan seperti osteopathy tapi tak ada satupun yang berhasil. "Dalam sejam terapi itu mungkin efektif, namun kemudian rasa nyerinya akan kembali. Saya kira makin lama ini makin buruk dan hidup saya jadi tak karuan," tambahnya.
Kini gadis asal Downham Market, Norfolk UK ini bersiap kembali backpacking dan bepergian ke tempat-tempat favorit untuk scuba diving. "Saya merasa seperti orang yang baru sekarang. Punggung saya pun lebih tegak dan saya merasa normal kembali. Begitu juga dengan kepercayaan diri saya dan saya pun siap untuk keliling dunia," tuturnya.











































