Fakta dan Mitos tentang Flu yang Perlu Anda Tahu

Fakta dan Mitos tentang Flu yang Perlu Anda Tahu

M Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 07 Jan 2014 10:46 WIB
Fakta dan Mitos tentang Flu yang Perlu Anda Tahu
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Hujan deras yang akhir-akhir ini sering mengguyur Indonesia berpotensi menyebabkan banyak masalah kesehatan. Misalnya diare, gatal-gatal, demam berdarah, hingga batuk dan flu. Penyakit terakhir ini memang sangat merepotkan karena banyaknya mitos yang menyelubunginya.

"Menuruti kata-kata ibu atau nenek Anda dalam proses penyembuhan penyakit memang tidak ada salahnya, namun harus dipastikan apakah hal tersebut bermanfaat atau malah merugikan bagi daya tahan tubuh," ujar Dayong Wu M.D, Ph.D, peneliti dari Nutritional Immunology Laboratory di Tufts University.

Dikutip dari menshealth pada Selasa (7/1/2014), detikhealth merangkum beberapa fakta dan mitos yang menyelubungi flu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Vitamin C adalah faktor terpenting dalam sistem daya tahan tubuh

Tidak hanya vitamin C, vitamin D pun sama pentingnya untuk menjaga daya tahan tubuh. Penelitian terakhir yang dilakukan di Australia menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi 2.000 IU vitamin D setiap hari tidak akan mudah terserang penyakit.

"Kekurangan sinar matahari akan membuat sel T yang sangat berperan dalam sistem kekebalan tubuh menjadi tidak aktif terhadap serangan virus dan bakteri," papar Dr. Wu. Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi ikan jika Anda merasa kurang sering terkena sinar matahari.

2. Segelas jus jeruk setiap hari dapat menjauhkan flu dan batuk

Meminum jus jeruk memang baik namun bukan yang terbaik. Buah cranberry mempunyai anti-oksidan dan vitamin C sama baiknya seperti jeruk, namun jeruk tidak mempunyai nutrisi yang bernama proanthocyanidins. Nutrisi ini penting untuk membuat sel-sel pertahanan tubuh tetap terjaga.

"Meminum dua gelas jus cranberry setiap hari dapat membuat sel-sel tubuh Anda selalu terjaga. Sehingga dapat bereaksi lebih cepat ketika ada serangan virus atau bakteri," ujar Susan Percival, Ph.D yang melakukan penelitian tersebut.

3. Sup ayam adalah senjata paling ampuh untuk menyembuhkan demam dan batuk ketika flu

Ibu memang mengerti yang terbaik. Penelitian yang dilakukan Stephen Rennard, M.D dari University of Nebraska Medical Center mengemukakan bahwa sup ayam dapat melemahkan neutrophils, tipe sel darah putih yang dapat merangsang penyebaran penyakit.

"Kombinasi antara sayuran, ayam, dan kuah sup yang bergizi merupakan kombinasi terbaik dalam menyembuhkan deman dan batuk pada flu," paparnya.

4. Minuman jahe dapat meredakan mual yang biasanya terjadi ketika flu

Meski penelitian yang menghubungkan jahe dan flu belum dilakukan, namun peneliti percaya jahe mempunyai banyak manfaat bagi tubuh.
"Satu per empat sendok teh dapat menghilangkan efek mual sebanyak 40 persen," kata peneliti dari University of Rochester.

5. Alkohol dapat merusak sistem kekebalan tubuh

Konsumsi alkohol yang berlebihan memang tidak baik. Namun menurut penelitian yang dilakukan Oregon Health and Science University, konsumsi alkohol secukupnya dipercaya dapat meningkatkan sistem pertahanan untuk melawan infeksi.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa bir memiliki anti-oksidan yang berfungsi untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Konsumsi satu atau dua gelas bir atau wine dipercaya memiliki efek lebih baik daripada Anda mabuk-mabukan.

(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads