Tak PD, Pria Masa Kini Pilih Terapi Laser untuk Basmi Bulu Dada

Tak PD, Pria Masa Kini Pilih Terapi Laser untuk Basmi Bulu Dada

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Minggu, 26 Jan 2014 16:22 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Bulu atau rambut di tubuh pria identik dengan maskulinitas dan kejantanan mereka. Namun bagi sejumlah pria, rambut di tubuhnya terkadang malah membuat mereka kurang percaya diri.

The Private Clinic di London mengklaim jumlah pasien pria mereka terus bertambah. Tak hanya pasien yang ingin menghilangkan rambut di bagian-bagian tubuh tertentu saja, bahkan 17 persen di antaranya meminta prosedur pembersihan rambut di sekujur tubuhnya.

Klinik yang terletak di Harley Street ini juga melaporkan jumlah konsumen mereka meningkat hingga 86 persen antara tahun 2012-2013.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebenarnya wajar bagi pria bila mengalami kelebihan rambut di tubuh. Ini biasanya disebabkan oleh kadar hormon testosterone yang tinggi, faktor genetik, usia dan etnis. Lalu mengapa pria zaman sekarang berbondong-bondong memangkas habis rambut-rambut di tubuhnya?

Ternyata ini semata disebabkan pergeseran preferensi lawan jenis mereka yang mendambakan pria dengan dada bebas bulu. Wanita tak lagi melihat pria dengan bulu dada adalah pria sejati.

Salah satu pasien The Private Clinic yang mengaku bermasalah dengan pertumbuhan rambut berlebihan di tubuhnya adalah Louis Kearton. Rambut di lengan, punggung, dada dan bahunya terus tumbuh sejak usianya masih 12 tahun.

"Saya sampai di-bully karena rambut-rambut ini, apalagi saat itu saya masih remaja. Saya pun tak pernah bisa melakukan hal-hal yang biasa dilakukan pria pada umumnya, seperti berenang atau ke gym. Saya juga sangat benci melepas atasan saya," tandas Louis seperti dilansir Daily Mail, Minggu (26/1/2014).

Louis juga mengeluh gara-gara rambut di tubuhnya itu ia jadi malas keluar rumah dan tak percaya diri untuk menemukan calon kekasih. "Saya pun tak ingin membicarakan masalah ini dengan siapapun. Saya tak menarik dan yakin takkan ada orang yang bilang begitu," sambungnya.

Menurut Louis, serajin apapun ia mencukur rambut di tubuhnya, rambut-rambut itu justru tumbuh lebih banyak. Hingga akhirnya ia memutuskan menjalani prosedur khusus untuk menghilangkan rambut-rambut itu.

Dalam prosedur tersebut, bagian-bagian tubuh yang ditumbuhi rambut berlebih disorot dengan laser. Panas dari laser diarahkan ke pigmentasi yang ada di dalam folikel rambut, lalu merusaknya hingga rambut di tubuh pasien berhenti tumbuh lagi.

Setelah menjalani beberapa sesi, dari waktu ke waktu rambut di tubuh pasien akan berhenti atau bahkan berhenti tumbuh lagi. Dan hasilnya terbukti signifikan. Louis sendiri mengaku sampai menjalani 8 sesi hingga dipastikan rambut-rambut yang tak diinginkan di tubuhnya itu benar-benar berhenti tumbuh.

Menanggapi hal ini, salah seorang praktisi laser senior di The Private Clinic, Rachel Nugent mengatakan pria masa kini cenderung lebih perhatian terhadap penampilan dan perawatan tubuh mereka.

"Ini tak hanya demi penampilan tapi juga penting agar mereka lebih percaya diri. Lagipula masyarakat modern telah menerima fakta bahwa para pria kini juga berinvestasi pada penampilannya. Salah satunya dengan terapi laser ini," tutupnya.

(lll/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads