Wanita Ini Melahirkan di Atas Papan Seluncur dengan Salju Setebal 30 Cm

Wanita Ini Melahirkan di Atas Papan Seluncur dengan Salju Setebal 30 Cm

- detikHealth
Rabu, 29 Jan 2014 19:29 WIB
Wanita Ini Melahirkan di Atas Papan Seluncur dengan Salju Setebal 30 Cm
(Foto: WVPI)
Philadelphia - Ketika merasa perutnya mulas, Shirley Kim Bonanni (33) segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, karena musim salju tengah berlangsung, sebelum mencapai mobilnya, Shirley pun melahirkan di atas papan seluncur dengan salju setebal 30 cm.

Saat itu, suhu udara mencapai minus sembilan derajat celcius. Suami Shirley, Fabian, yang tahu istrinya bakal melahirkan memang sengaja membeli papan seluncur sebab tebalnya salju membuat ia tak bisa memasukkan mobil ke garasi.

Dengan kondisi tempat tinggal di tebing yang curam, selama musim dingin pasangan ini memang harus berjalan kaki sejauh beberapa meter untuk bisa mencapai mobilnya. Awalnya, Shirley mengaku tidak setuju jika sang suami memberi papan seluncur.

"Aku rasa itu adalah hal konyol. Dia sangat keras kepala ingin membeli papan seluncur. Tapi nyatanya papan itu berguna juga," kata Shirley seperti dikutip dari Essential Baby, Rabu (29/1/2014).

Shirley melahirkan dibantu sang suami dan tetangganya, George Leader untuk memutus tali pusat si bayi menggunakan tangan. Leader mengatakan hanya dalam waktu dua menit setelah Shirley kesakitan luar biasa, bayinya pun lahir.

"Waktu benar-benar berjalan cepat ketika aku sampai di sana, lalu mengambil selimut untuk membungkus si bayi, dan tak lama bayi itu pun lahir," kisah Leader.

Setelah melahirkan dibantu suami dan tetangganya, paramedis pun tiba dan segera membawa Shirley beserta bayi perempuan yang diberi nama Bella Sung-Ah Sofia Bonnani ke Temple University Hospital. Dirawat beberapa hari di RS, kondisi ibu dan bayinya dinyatakan baik-baik saja.

"Ini benar-benar pengalaman mengesankan yang sangat nyata bagiku. Rasanya seperti wow, aku benar-benar bisa melahirkan di luar rumah dengan suhu udara sangat dingin dan di atas papan seluncur," kata Shirley.

(rdn/vit)

Berita Terkait