Leher dan wajah para zombie dipenuhi koreng dan luka, bercak darah pun berlumuran d bajunya. Meski cuma make up, penampilan 5 zombie cukup menyeramkan. Mereka juga membawa gambar-gambar peringatan bahaya rokok.
"Ini adalah cara orang menangkap impresi awal. Sama seperti iklan rokok selalu menggunakan image macho, kenyataannya nasib perokok seperti zombie-zombie ini," kata Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), Dr Prijo Sidipratomo saat ditemui di arena CFD, Jl Thamrin, Minggu (2/2/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi para zombie yang merupakan bagian dari Kick Off sosialisasi peringatan bergambar dalam kemasan rokok itu juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Klub Jantung Sehat Remaja.
Kewajiban untuk mencantumkan peringatan bergambar dalam setiap kemasan rokok akan mulai diberlakukan pada Juni 2014. Menurut Dr Prijo, Kanada merupakan contoh sukses mengendalikan jumlah perokok dengan peringatan bergambar.
"Orang Kanada itu well educated. Dulu cuma ada peringatan tertulis, setelah menerapkan peringatan bergambar jumlah perokok berkurang cukup signifikan," kata Dr Prijo menjelaskan pentingnya peringatan bergambar, yang dinilainya lebih efektif dibandingkan hanya dalam bentuk tulisan.
(up/vit)











































